More than Just Nation and Character Building
March 2nd, 2015 at 4:45 pm
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

bahasa adaah jiwa-bangsaOleh: Elsyahfira Nabilla Ammary, 071411733007. “Tetap semangat! Kesuksesan menanti di depan mata!”  “……Saya menganggap kelas A-1.7 sebagai kelas yang istimewa. Istimewa yang menurut saya karena kelas ini diampu oleh dosen pengajar seperti Pak Adib. Ya, mata kuliah Kewarganegaraan di kelas A-1.7 dinahkodai oleh Pak Adib. Pak Adib memang dosen yang bukan sekedar dosen. Pertemuan kali ini seolah sebuah paket lengkap. Tidak hanya penjelasan materi, tetapi beliau juga tidak lupa untuk menyelipkan kalimat-kalimat yang mampu memotivasi kami. Diantaranya yaitu memotivasi kami untuk menjadi mahasiswa yang berkarakter. Penjelasan materi, ada. Motivasi, ada. Teman baru, ada. Tugas, tentu saja ada. Satu lagi yang tidak boleh terlewatkan dalam pertemuan kali ini, yaitu menyanyikan lagu kebangsaan. 1. Bukan Kuliah Biasa Oleh Elsyahfira Nabilla Ammary. 2. Topik, Kelompok, Sistematika dan Kriteria Penilaian Makalah GENAP(2014-2015)_PENDIDIKAN_KEWARGANEGARAAN_KELAS_A-1.7. 3. 2 B Buku Modul Kuliah Kewarganegaraan. 4. gbpp-pkn-bersoftskills-dan-karankter-revisi-unair 2014-2015 -by-madib. Continue Reading »


February 24th, 2015 at 7:10 pm
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Oleh: Elsya Herwiyanti (041411535035) Universitas Airlangga PDD Banyuwangi. “….Sungguh awal yang bagus untuk memulai sebuah perkuliahan dengan membangkitkan semangat para mahasiswa. Belum sempat memperkenalkan diri, Pak Dosen yang gagah, berjiwa muda dan tegas ini malah memberikan pertanyaan pada mahasiswa yaitu “Penglaman berkesan apa yang kalian miliki sejak SD, SMP, SMA, dan smester pertama tentang pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan?” “…..Hal ini membuat saya yang diawalnya merasa ogah-ogahan untuk memperhatikan mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan, sekarang menjadi sangat tertarik bahkan ketagihan untuk belajar dan memahami Pendidikan Kewarganegaraan.” “…..Kali ini, saya merasa bahwa jarum jam berputar lebih cepat. Karena kenyamanan dan keaktifan suasana mata kuliah yang dibawakan oleh Bapak Adib ini yang membuat kami betah untuk lebih lama di dalam kelas.” “…Dengan langkah tegasnya, PakAdib melangkahkan kakinya ke kelas kami. Tatapan optimis terpancar dari mahasiswa mencerminkan tak sabar menunggu sapaan hangat dan semangat dari Pak Adib. I think, this is The New Atmosphere in this lesson. Karena belum pernah sebelumnya terjadi hal semacam ini saat smester lalu ketika berlangsung mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Suasana dimana mahasiswa menyambut dosen dengan tatapan optimis, pikiran kritis, dan semangat nasionalis yang tinggi.” “…..Jujur, ini adalah pengalaman pertama saya selama menempuh pendidikan dalam penemuan rasa ketagihan dengan matakuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Dengan kegiatan perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan kali ini saya dapat memotivasi diri saya bahkan juga dapat memotivasi orang lain bahwa, “Kesuksesan dalam berkarir adalah hasil dari keteguhan berpikir dan tidak pernah melewatkan kesempatan pertama dan terakhir.”

Continue Reading »


February 24th, 2015 at 12:54 am
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Oleh: Fatmah, Nim: 041411535036. “….Namun, kali ini berbeda pengalaman baru yang saya dapat benar luar biasa. Penyampaian materi yang penuh semangat dan tantangan – tantagan yang diberikan oleh pak Moh.Adib mengasah seseorang untuk mampu menunjukkan keberaniannya. Meskipun dalam hal tersebut saya belum mampu untuk berani dan mengapresiasi semua tantangan dari pak Moh.Adib, namun saya akan berusaha untuk lebih berani lagi. Dalam pelajaran kewarganegaraan ini kami juga mendapat jargon – jargon penyemangat yang sangat luar biasa, dan membuat tiap diucapkan menambah semangat, dan pengalaman pemberian materi disertai dengan jargon-jargon penyemangat seperti itu baru pertamakali saya dapatkan.” “….Namun, kali ini berbeda pengalaman baru yang saya dapat benar luar biasa. Penyampaian materi yang penuh semangat dan tantangan – tantagan yang diberikan oleh pak Moh.Adib mengasah seseorang untuk mampu menunjukkan keberaniannya. Meskipun dalam hal tersebut saya belum mampu untuk berani dan mengapresiasi semua tantangan dari pak Moh.Adib, namun saya akan berusaha untuk lebih berani lagi. Dalam pelajaran kewarganegaraan ini kami juga mendapat jargon – jargon penyemangat yang sangat luar biasa, dan membuat tiap diucapkan menambah semangat, dan pengalaman pemberian materi disertai dengan jargon-jargon penyemangat seperti itu baru pertamakali saya dapatkan.” “…Yang membuat berbeda adalah lagu pengheningan cipta yang membuat kita sadar betapa nyamannya kita yang sedang menikmati kemerdekaan hasil jerih payah para pejuang, kita tau kita tidak harus berkorban seperti merka yang rela berkorban nyawa tetapi kita sadar kita dapat tembuata indonesia lebih “merdeka” dengan semangat patriotisme, nasionalisme, dan kemauan untuk membangun indonesia menjadi lebih baik. Dalam pengajaran yang diberikan pak moh.adib saya  merasa berasa beruntung karna berkesempatan bertemu beliau yang sangat powerfull dan bersemangat, usianya tidak muda lagi, sudah bekepala lima tapi semangatnya sangat luar biasa.

Continue Reading »


February 23rd, 2015 at 11:52 pm
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Aku Berubah Maka Aku Sukses. Salam S3: Semoga Semakin Sikses.Oleh: Vennia Indriyani, NIM : 041411535028, Prodi: Akuntansi PDD Banyuwangi. “….Di hari pertama saja sudah ada tugas meresume ini untuk setiap individu, untuk pertemuan selanjutnya pun sudah ada tugas kelompok yang menanti. Namun, yang membuat saya tertarik dengan mata kuliah ini adalah cara Pak Adib dalam mengajar. Beliau memiliki cara yang unik untuk membangkitkan semangat mahasiswanya untuk belajar dan memperhatikan setiap penjelasannya, yaitu dengan memberi jargon-jargon unik yang bersemangat. Tak hanya itu, setiap sebelum perkuliahan dimulai, seluruh mahasiswa diajak untuk bernyanyi lagu Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta dan Hymne Airlangga, dan tidak lupa diawali dengan do’a bersama pula.” “…Beliau juga memberikan penjelasan di setiap materinya dengan memberi contoh-contoh yang nyata, begitu melekat diingatan dan memotivasi. Contoh yang paling saya ingat dan saya suka adalah tentang dua ekor anjing yang masuk ke dalam sebuah rumah kaca. Anjing pertama memasuki rumah kaca tersebut dengan wajah bersemangat dan ceria, ketika di dalam ia melihat banyak bayangan dirinya sendiri di rumah kaca tersebut dengan wajah yang sama. Sehingga ketika ia keluar dari rumah kaca tersebut ia pun lari dengan wajah bersemangat dan ceria. Sedangkan ketika anjing kedua memasuki rumah kaca itu dengan wajah yang murung dan tak bersemangat, ketika keluar dari rumah kaca itu pun wajah anjing itu tidak bersemangat. Dari contoh yang diberikan oleh Pak Adib ini, saya dapat mengambil pelajaran yaitu lakukanlah semua hal dengan bersemangat, karena jika tidak dari diri sendiri jiwa semangat itu keluar tidak akan ada yang dapat merubah semangat kita. Setiap cerita yang diberikan oleh Pak Adib adalah cerita yang memotivasi setiap mahasiswanya.” “…beberapa kalimat yang menarik perhatian saya dari apa yang dijelaskan Pak Adib dalam materi ini, kalimatnya berbunyi “Hati-hati dengan pikiranmu karena itu akan menentukan perkataanmu. Hati-hati dengan perkataanmu karena itu menentukan tindakanmu. Hati-hati dengan tindakanmu karena itu akan menjadi kebiasaanmu. Hati-hati dengan kebiasaanmu karena itu akan membentuk karaktermu. Hati-hati dengan karaktermu karena itu akan menentukan nasibmu.” “…Dalam satu hari ini saja, begitu banyak nasihat, pelajaran yang saya dapatkan dari Pak Adib. Semangat membara yang beliau tularkan membangkitkan semangat saya untuk menjadi mahasiswa yang lebih baik lagi, yang dapat bermanfaat untuk semua orang, untuk bangsa dan Negara. Semoga kelak apa yang telah diberikan Pak Adib kepada kami semua dapat selalu menjadi motivasi kami dalam kehidupan dimasa yang akan datang.” Continue Reading »


February 23rd, 2015 at 9:47 pm
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Selezat DonatOleh: Ika Putri Elviana, 041411535022. Prodi: Akuntansi (Pdd Banyuwangi). “…….Ketika mengetahui pada semester 2 terdapat Pendidikan Kewarganegaraaan, saya hanya merespon biasa saja. Akan tetapi, setelah saya mendapatkan cara kegiatan pembelajaran yang sangat berbeda dari sebelumnya, saya sangat bersemangat. Atmosfer akan semangat kebangsaan dan cinta tanah air merasuki ke dalam ruang kelas. Sehingga menyebarkan perilaku positif  dalam memaknai kehidupan berbangsa dan bernegara. Sosok yang menyebarkan atmosfer itulah Bapak Mohammad Adib, yang selalu memberikan kobaran api semangat kebangsaan. Setiap kata-kata dari Beliau, menyemburkan makna yang membara. Setiap intonasi pada setiap katanya selalu bersemangat. Hal itulah yang membuat saya merespon dengan sangat luar biasa excellence pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan meski sudah didapatkan.” “……Kegiatan opening ceremony inilah yang memberikan semangat baru sebelum memulai kegiatan perkuliahan. Selain kami menerima ilmu, kami dapat menyemarakkan ruangan kelas dengan lagu-lagu yang membuat hati semakin bangga dan cinta terhadap tanah air dan menjunjung almamater tercinta. Sungguh, ini merupakan pengalaman perkuliahan yang sangat menyenangkan.” “……Meski kegiatan perkuliahan dalam satu hari terdapat dua sesi, tetap saja setiap kali Pak Adib memasuki ruang kelas semangat itu tidak padam. Seakan-akan kami ketagihan dalam mendapatkan semangat yang diberikan oleh Pak Adib.” 1. Kelompok, Sistematika, dan 13 Kriteria Penilaian Makalah GENAP(2014-2015)_PENDIDIKAN_KEWARGANEGARAAN_KELAS_BWI-A. 2. GBPP PKN BerSOFTSKILLS dan Karankter Revisi Unair Pdd Banyuwangi 2014 by M.Adib  3. Buku Modul Kuliah Kewarganegaraan

Continue Reading »


December 14th, 2014 at 5:21 pm
Posted by Mohammad Adib in Philosophy

Oleh: Mohammad Adib. Konsep jaringan sosial (social network) semakin signifikan dan kongkrit saat dipergunakan sebagai paradigma dalam melihat para aktornya melalui siasat-siasat yang ditempuh untuk melakukan sejumlah aksi misalnya pencurian kayu Jati (Curyuti). Penggunaan jaringan sosial sebagai perspektif akan semakin tepat saat didasari oleh paparan teoritik bahwa perspekif jaringan telah mampu mengungkapkan hal-hal yang berdimensi tersembunyi (hidden dimension) dalam dalam suatu aksi kegiatan (Adib, 2009:7; Susilo, 2003:7; dan Haryono, 2006:87).

 

Adapun konsep transaksional dalam jaringan sosial, sesungguhnya memiliki pengertian yang kontradiktif dengan konsep patron-client. Bagaimana klien  dapat melakukan transaksional dalam hubungan patron, saat ia diposisikan sebagai sub-ordinatif, dan terhegemoni, dan terdeterminasi oleh Patron. Pastilah klien  dalam kondisi yang lebih tidak berdaya untuk melakukan tawar-menawar (bargain) kepada patron. Dalam posisi yang tidak seimbang, Apakah terdapat kesempatan dan ruang bagi klien untuk melakukan negosiasi. Lalu bagaimana negosiasi dilakukan oleh klien? Dalam bentuk apa saja? Continue Reading »


December 10th, 2014 at 3:42 pm
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Oleh: Ardita Imara Intan S. 071411133028, Andreina Putri A. 071411131055, Ratih Kusuma Wardhani 071411133013, Aldy Putra Piguna 071411131026, Mohamad Irfan 071411133002, Rizvanda Meyliano D.P. 071411133026. Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga Tahun 2014. “….Mari kita semua bergerak tuk menjadi pemilik seutuhnya bangsa ini. Merubah mentalitas bangsa ini yang selalu dipandang sebagai buruh pesuruh di rumah sendiri. Kita harus merubah mentalitas bangsa ini menuju Pancasila. Karena Pancasila adalah rumah kita semua rumah bangsa ini, jati diri serta karakter bangsa ini. 13 pertemuan bersama Bapak Adib telah banyak memberikan kami inspirasi dan motivasi pada kami untuk selalu berfikir maju untuk masa depan Bangsa Indonesia. Pesan-pesan yang diisyaratkan pada kami tuk menjaga nama baik keluarga kami, keluarga unair, termasuk keluarga  bangsa Indonesia akan selalu kami ingat dan kami ingat. Terima kasih inspirator sekaligus motivator kami yang selalu sabar, dan dengan bijak mengajarkan moral values. Tetap tak pernah lelah dalam menyadarkan, mencerdaskan, serta mencerahkan kami dan para bibit-bibit generasi  calon pemimpin bangsa ini. Para Ksatria-ksatria perubah pembangun bangsa ini. Untuk menjadi bangsa Indonesia yang besar Bangsa jauh lebih baik dari hari ini…. Continue Reading »


December 10th, 2014 at 8:25 am
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Disusun oleh : Hardimas Anggodo (071411131075), Mariam Rista Aulia N  (071411133012), Sara Afrida (071411131044), Dyna Putri U (071411131059), Illiyun Firdausy (071411133022), Muhammad Faisal H (071411131028), Seno Bhagaskoro (071411133029). UNIVERSITAS AIRLANGGA Surabaya. Secarik Puisi Kenangan Untuk Inspirator Yang Tak Terlupakan/ Wahai engkau inspirator hati/ Pemberi semangat yang tak pernah henti/ Tak kenal lelah mendidik kami/ Menanam moral mulia dalam diri/ Satukan diri teguhkan hati/ Demi terwujudnya sebuah mimpi/ Mimpi indah untuk negeri/ Untuk merubah bumi pertiwi/ Wahai engkau motivator kami/ Ruang Ahmad Dahlan yang kan menjadi saksi/ Betapa arifnya engkau membimbing kami/ Betapa semangat itu terus berapi-api/ Hanya “TERIMA KASIH” yang dapat kami beri/ Untuk engkau inspirator hati/ Semoga engkau terus begini/ Mendidik penerus bangsa pendobrak negeri. Continue Reading »


December 8th, 2014 at 9:08 am
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Oleh Kelompok 9 : Ardita Imara Intan S., 071411133028, Andreina Putri A., 071411131055, Ratih Kusuma Wardhani, 071411133013, Aldy Putra Piguna 071411131026, Mohamad Irfan, 071411133002, Rizvanda Meyliano D.P. 071411133026. Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga Tahun 2014. Senin, 1 Desember 2014. Hari ini dengan penuh semangat yang mengobar di lurung hati kami. Kami memulai lagi melanjutkan petualangan kami bersama Bapak Adib. Ruang Ahmad Dahlan sudah terisi penuh, Pak Adib telah siap memimpin petualangan kami semua.Pada permulaan kali ini, beliau seperti biasa menanyakan kabar para muridnya. Para ksatria Airlangga yang siap menyongsong membangun Indonesia menjadi jauh lebih baik. Tanpa hadirnya beliau mungkin takkan ada yang akan menyadarkan hati kami, mencerdaskan pikiran kami serta mencerahkan jiwa kami. Beliau dengan tegas membimbung kami para amatir menjadi ksatria-ksatria perubahan. Ksatria yang akan mampu merubah masa depan bangsa ini menjadi lebih baik. Kami semua disini bersama-sama mengucap syukur karena telah dipertemukan kembali dengan motivator sekaligus sang inspirator Bapak Adib. Nilai Narasi Kelompok I, II, III IV, V, dan VI GANJIL(2014_2015)_PENDIDIKAN_KEWARGANEGARAAN_KELAS_A-3.1-1 AN ADIB Continue Reading »


December 5th, 2014 at 7:18 am
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Oleh KELOMPOK 9: (Freza Aulia R. 061411535021), (Beta Hermansyah 061411535018), (Moh. Luthfil Hakim 141411535017), (Barirotul Azizah 141411535023), (Faris Mohamad Hadi Minarna 101411535031). Hari ini kami Mahasiswa UNAIR PDD Banyuwangi mendapatkan sebuah hadiah besar. Hadiah itu adalah kami diberikan kesempatan kembali untuk berjumpa dengan sosok manusia yang tegas, disiplin, mendidik dan berjiwa Pancasilais. Hari ini tanggal 3 Desember 2014, merupakan awal pertemuan kami setelah 2 minggu kami tidak berjumpa dengan beliau. Kerinduan yang tersimpan dalam benak kami semua dengan semangat beliau yang menggebu-gebu. Kami diberikan sebuah gebrakan nyata dengan membakar semangat kami, para generasi muda dengan jargon-jargon penyemangat. Ada hal yang indentik dari diri beliau dipandangan mahasiswa, yaitu tugas. Semangat nasionalisme yang kian luntur pada kami, membuat kami bersikap biasa dan acuh tak acuh dengan keadaan Indoesia sekarang. Namun ada malaikat yang rela mencurahkan tenaga, fikirannya dan hatinya untuk memdidik kami menjadi generasi muda yang kritis dan solutif.

Tak ada habisnya jika kami menuliskan beliau ini, banyak inspirasi yang tersembunyi dan punya kekuatan besar jika kami bersabar dan memahaminya. Beliau yang sosok yang indetik sekali dengan adanya tugas diakhir pembelajaranya. Tugas meresume yang selalu diberikan dan tugas yang lainnya. Kalau berfikir secara pendek, dalam benak kami mengatakan bosan selalu diberi tugas dan tugas. Kami ingin sekali beristirahat menikmati waktu luang dengan kumpul bersama dengan teman-teman. Jika berfikir secara panjang bahwa inilah proses panjang yang harus kita tempuh dalam masa-masa perkuliahan. Masa dimana kami harus memberikan yang terbaik dan memberikan rekan jejak diri yang prestatif. Tidak cukup hanya itu saja, ada hal terselubung dari semua tugas yang diberikan beliau. Terselubung dalam artian positif, kita didorong untuk menghargai waktu dan menuliskan hal yang terbaik dari hari itu. Dilatih untuk menuliskan sesuatu dalam kegiatan pembelajaran PKN secara kritis dan rasional.1. Nilai Kelompok Keg I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII Integrasi Nasional MKWU Gasal Banyuwangi PKn Kelas D 2. Nilai Resume dan Makalah Individual MKWU Gasal Banyuwangi PKn Kelas D Continue Reading »