More than Just Nation and Character Building
September 18th, 2014 at 5:58 am
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

http://4.bp.blogspot.com/-MfeP3YbaxiQ/TrDAW6BZk8I/AAAAAAAAAA8/vQS-DxIDlhQ/s1600/65626488.pngOleh: Dody Hardiyanto (071411133024), Lina Maria Ulfa (071411131018), Varizal Dwi S (071411133017), Novi Risca A (071411131010), Devvy Putri ( 071411131022), Khoirun Nisa (071411131014), Gilang Ramadhan ( 071411133030 ) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Prodi Ilmu Administrasi Negara …..Indonesia Tanah Airku, Pancasila Ideologiku…. (Inspiring by Drs. H. Mohammad Adib, MA).

Hari ini kami mengawali hari dengan senyum yang cerah, tentu kami harus menyambut hari dengan penuh semangat karena hari ini adalah hari Senin. Sungguh seperti kata para pujangga Senin adalah hari yang indah bagi para pecinta karya. Seperti serangkum semangat baru yang muncul bagi para insan yang berkehendak mengukir sejarah. Dan juga sebagai langkah awal untuk menggenggam dunia.

     Ada hal yang teramat menarik di hari ini, yakni sebuah suguhan dalam kemasan ideologi  Pancasila yang mewujud pada segenap jiwa bangsa Indonesia. Kuliah ini dibawakan dengan apik, indah dan excellent oleh seorang yang begitu piawai bahkan pakar dalam menterjemahkan nilai-nilai terdalam dari pancasila yaitu Bapak Drs. H. Mohammad Adib, MA. Saat di mana proses kuliah akan berlangsung selalu diawali dengan inspirational assamble (lagu yang sangat menggugah semangat), yang sungguh menyentuh perasaan. Kami menikmati assamble tersebut dengan hati begitu rupa, bahwa keindahan nada yang berpadu dengan pengertian mendalam merupakan metode ampuh menancapkan ruh dari kata-kata yang dituntunkan oleh Beliau kepada kami. Kami tentu kagum bagaimana tidak preambule dari mata kuliah ini saja adalah rangkaian inspirasi yang akan dibahas dalam suatu diskusi yang berbasis pada penggalian nilai.

     Hari itu Beliau dengan sangat gamblang menerangkan pengertian-pengertian mengenai Identitas nasional. Seperti lentera yang menuntun kami menuju pencerahan berupa pemahaman yang selama ini kami lewatkan, bahwa ternyata bangsa ini memiliki unsur-unsur identitas yang kuat. Beliau menekankan betapa bangga menjadi bagian bangsa ini. Bangsa yang merupakan pertemuan sekian banyak budaya, namun dapat bersatu dengan Bhineka Tunggal Ika, berbeda tapi tetap satu jua, merasuk pula nilai-nilai Pancasila yang adiluhung maka semakin mantab pemahaman kami dan semakin kami merasa bahwa selayaknya kami berbangga bahkan merasa luar biasa dilahirkan dipelukan bumi nusantara ini. Nilai Narasi Kelompok I dan II GANJIL(2014_2015)_PENDIDIKAN_KWn Sampai Rabu, 17 Sept 2014 jam 11.00 Continue Reading »


September 16th, 2014 at 2:44 pm
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

http://3.bp.blogspot.com/-4p8vlJ4IET4/T4DYBGLKzxI/AAAAAAAAA_0/0CMPmXKTg7I/s1600/semangat+baru.jpgOleh: Hardimas Anggodo (071411131075), Mariam Rista Aulia N (071411133012), Sara Afrida (071411131044), Dyna Putri U (071411131059), Illiyun Firdausy (071411133022). Muhammad Faisal H (071411131028), Seno Bhagaskoro (071411133029). UNIVERSITAS AIRLANGGA. 2014. “….Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba, ya hari Senin adalah hari yang kami nantikan, hari dimana mahasiswa Administrasi Negara 2014 mendapat mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan, dimana cairan semangat baru didapatkan. Tepat pukul 10.43 WIB, dosen kami Bapak Drs.H.Mohammad Adib, MA masuk ke dalam kelas, sungguh mencerminkan sikap disiplin yang sangat tinggi. Seperti yang kami dapatkan saat training ESQ kemarin, terdapat sebuah kata “meskipun kamu lelah, meskipun kamu letih dan sampai mulutmu berbusa pun tidak akan pernah orang lain melakukan hal yang kamu inginkan jika kamu sendiri tidak mencontohkannya”. Nah, kali ini Pak Adib mempraktikkan sebuah sikap disiplin, dimana beliau pernah mengajarkan di awal pada saat kontrak perkuliahan kami, yaitu tidak terlambat, mengumpulkan tugas tepat waktu, dan lain-lain. Akan menjadi suatu kebanggaan tersendiri menjadi kami sebagai mahasiswa mahasiswi Bapak Adib, dosen terbaik kami, penyemangat kami, dan panutan kami.” Continue Reading »


September 14th, 2014 at 3:06 pm
Posted by Mohammad Adib in Ethnography of Madura

http://sinurhasanah.files.wordpress.com/2012/01/buka-mata-buka-hati-buka-telinga-proyek-1-resize.jpgOleh: Kelompok 8 M. Syamsudin Alfattah 071311733011, Rizki Medi Astutik 071311733022, “…Untuk menambah semangat kami saat perkuliahan, dosen kami Bapak Moh. Adib juga memberikan sebuah jargon baru untuk mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Etnografi Madura yaitu Etnografi Madura “Menyadarkan, Mencerdaskan, Mencerahkan”. Dalam pengucapan jargon tersebut dilakukan dengan gerakan tangan, saat mengucapkan menyadarkan kami menunjuk pada hati, saat mengucapkan mencerdaskan kami menunjuk di samping kepala artinya menunjuk otak/akal/pikiran, dan saat mengucapkan mencerahkan kami acungkan jempol kami. Kalimat tersebut artinya melalui mata kuliah Etnografi Madura ini kami sebagai antropolog mampu membuka hati kami dan disadarkan untuk tidak memandang sebelah mata suatu suku bangsa, bahwa Pulau Madura memiliki kekayaan kebudayaan dan kehidupan yang unik dan kami sebagai antropolog muda harus membuka mata yang lebar bahwa di Jawa Timur, tanah terdekat yaitu Madura memiliki banyak sekali informasi yang perlu kita gali mencakup tentang etnografi dan kebudayaannya. Mencerdaskan artinya melalui mata kuliah Etnografii Madura ini kami sebagai mahasiswa mendapatkan wawasan yang baru dan menjadikan kita kaya ilmu sehingga menjadi pribadi yang cerdas dengan memahami seluk beluk tentang suatu kebudayaan terutama Madura. Mencerahkan artinya sebagai Mahasiswa kami memiliki pandangan atau cerminan masa depan yang baik dan cerah jika kami memiliki wawasan yang luas sekaligus hidup berdampingan dengan baik dengan masyarakat antar suku terutama hidup berdampingan dengan baik dengan masyarakat Madura dan masyarakat suku lain….”  Nilai Resume Kelompok I MK GANJIL(2014_2015)_ETNOGRAFI_MADURA_KELAS_A Continue Reading »


September 11th, 2014 at 11:26 am
Posted by Mohammad Adib in Philosophy of Science

Pencerahan HatiOleh: 071411431031 USWAH DIA DARA, 071411433023 MUHAMMAD HILMAN ADYATASHA PRAWINDRIJO, 071411433016 QOMARRUZZAMAN AZAM ZAMI, 071411431013 RAHMANIA NUR BAYTI. “….Di akhir sesi, beliau memutarkan sebuah film pendek yang kami ketahui bahwa film tersebut merupakan cerita dari awal mulanya Allah SWT merubah kegelapan menjadi terang dan menciptakan manusia pertama yaitu Adam, serta istrinya yaitu Hawa. Meski kami sudah sering mendengar atau membaca cerita ini sejak kami kecil, tetapi tetap saja rasa takjub,kagum dan haru yang kami rasakan sebab kebesaran Allah ini tidak dapat kami tutupi. Kami semua tercengang selama film ini diputar dan tak sedikit diantara kami yang merinding melihatnya…” “…..Dan lagi-lagi, ini semua memberikan pencerahan yang begitu luar biasa yang dapat kami jadikan bahan pedoman guna menyadarkan diri kita sendiri maupun oranglain yang nantinya kesadaan itu dapat berguna untuk kami jadikan bahan  evaluasi guna menjadikan dan menumbuhkan kecerdasasan dalam diri seseorang yang belajar tentang filsafat ini…” Nilai Kelompok Narasi I GANJIL(2014_2015)_FILSAFAT ILMU SAMPAI KAMIS, 11 sEPT 2014 JAM 10.00 WIB Continue Reading »


September 11th, 2014 at 4:59 am
Posted by Mohammad Adib in Philosophy of Science

http://www.tokobukumurahonline.com/image/cache/data/Change%20anything-500x500.jpgOleh: Kelompok 3 (Ketua: Dinda Ainus Shofa (071411431075), Sekretaris: Nadilla Putri Agyana (071411431072), Bendahara1: Ria Damayanti (071411433015), Bendahara 2: Rosul Sukmana (071411431026), Bendahara3: Fadiarsa Wiratama (071411431061). Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UniversitasAirlangga. “….Setelah presentasi selesai, pak Adib memutarkan video tentang asal muasal ilmu yaitu yang diawali oleh terbentuknya jagad raya, setelah jagad raya tercipta, Tuhan menciptakan manusia pertama yaitu Adam dan menciptakan pasangannya yaitu Hawa. Adam dan Hawa keduanya tidak memiliki ilmu. Setelah itu Hawa yang dihasut oleh sang ular licik untuk memakan buah pengetahuan yang dilarang untuk di makan. Hawa pun memakannya bersama dengan Adam. Setelah itu mereka memakannya, mereka pun di usir dan ilmu pengetahuan pun diturunkan dari generasi kegenerasi berikutnya. Begitulah singkat cerita asal muasal ilmu pengetahuan. Banyak yang bisa kami ambil dari pertemuan kedua dalam mata kuliah filsafat ilmu yang di bimbing oleh pak Adib ini, yaitu salah satunya menambah ilmu tentang asal muasal ilmu yang sebelumnya belum pernah kami ketahui….” Continue Reading »


September 10th, 2014 at 10:26 pm
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

http://1.bp.blogspot.com/-T07YGeKUpXg/T2nvQnPBOoI/AAAAAAAAA_8/2RblCbnVcQk/s1600/pendidikan-karakter.pngOleh Kelompok 8 (Farah Dilla A.A.P (071411131019), Moh. Giofani Fahrizal (071411131035), Muhammad H. Azzarowy (071411131053), Evi Maya Odelia (071411131056), Lusy G. Pratiwi (071411131065), Dwi Viviani (071411131069).  “…….Kata mutiara yang kita dapatkan dari Bapak Drs.Mohammad Adib,MA  pada perkuliahan hari ini sangat super sekali yaitu pikiran yang ada pada diri kita ini akan menjadi nasib(destiny) kehidupan kita kelak. Runtut ceritanya seperti berikut, Hati-hatilah dengan pikiranmu, karena dari pikiranmu meluncurkan kata-katamu. Hati-hatilah dengan kata-katamu, karena dari kata-katamu akan menjadi tindakanmu(perilaku). Hati-hatilah dengan tindakanmu,  karena tindakanmu akan menjadi kebiasaanmu. Hati-hatilah dengan kebiasaanmu, karena kebiasaanmu akan menjadi karaktermu. Nilai Kelompok Narasi I GANJIL(2014_2015)_PENDIDIKAN_KEWARGANEGARAAN_KELAS_A-3.1-1 AN ADIB Continue Reading »


September 10th, 2014 at 9:44 pm
Posted by Mohammad Adib in Philosophy of Science

Oleh: kelmpok  8 (Khanifudin zuhro 071411433011),(Bella yunita 071411431011), (Choirul rijal 071411431005), (Rizal maulana 071411431020) Prodi sosiologi Fakultas ilmu sosial dan politik. “……dengan pemutaran film beliau terdapat pelajaran ‘rasa malu” Adam dan Hawa tanpa memakai baju, lari terbirit –birit dan bersembunyi dari ALLAH. Dengan film itulah kami tahu bagaimana asal usul manusia dan sejak kapan ‘rasa malu”itu ada di kehidupan manusia. Bagi kami ini pelajaran yang tak terduga ,pelajaran ini sangatlah terselubung,sungguh Ilmu Filsafat yang sangat luar biasa hebatnya kami berharap Bapak Muhammad Adib ini dapat membuka wacana terselubung untuk kami .Sungguh pelajaran yang sangat luar biasa dan kami tambah SADAR,CERDAS,dan CERAH tentang pengetahuan yang berasal dari MAHA PENCIPTA.” Continue Reading »


September 6th, 2014 at 9:41 pm
Posted by Mohammad Adib in Inspirations

Oleh: Elsyahfira Nabilla Ammary.  “……Dari pertemuan yang tak singkat namun juga tak lama dengan Pak Adib, saya belajar bagaimana perjuangan untuk meraih kesuksesan tidaklah semudah membalik telapak tangan. Semua butuh proses. Proses inilah yang lebih patut kita perhatikan karena dengan begitu langkah-langkah kita menuju target semakin bagus dari waktu ke waktu. Dengan proses yang bagus, otomatis target yang dicapai pun semakin nyata. Memang ada kalanya untuk membayar sebuah kesuksesan kita harus rela mengesampingkan hal-hal yang bersifat kurang kontributif bagi masa depan, meskipun hal itu memang berat pada awalnya.” “…..Saya berterima kasih kepada Pak Adib atas motivasi-motivasi berharga yang beliau berikan kepada saya dan teman saya, Iqke. Terima kasih untuk 1½ jam yang sarat akan makna pada hari ini, Pak.” Jadwal Belajar Mingguan an Elsyahfira N.A. -Antropologi- 071411733007 Continue Reading »


September 5th, 2014 at 10:19 am
Posted by Mohammad Adib in Ethnography of Madura

Oleh: Mohammad Syamsudin Alfattah, 071311733011. “…….Pak Adib selaku antropolog yang sudah sangat luar biasa menggambarkan bahwasanya kita sebagai calon para antropolog muda sebaiknya tidak menilai orang Madura hanya dengan sudut pandang orang luar Madura, akan tetapi juga kita harus mampu memandang dengan sudut pandang mereka yaitu seperti kita sebagai orang Madura. Dalam acara talk show di salah satu stasiun televisi swasta (metro tv) pak Adib sebagai pembicara sebagai seorang antropolog, beliau bersama Zawawi Imron yang merupakan budayawan dari Madura. beliau mengulas tentang pernikahan dini yang ada di Madura. Penjelasan yang dipaparkan oleh pak Adib sangatlah mudah dipahami dan dimengerti dan tentunya sesuai dengan realita yang ada di Madura. ini menunjukkan bahwasanya pak Adib merupakan antropolog yang benar-benar mempunyai kualitas yang tinggi. Sudah selayaknya pak Adib menjadi panutan bagi para mahasiswa antropologi..” Continue Reading »


September 4th, 2014 at 11:07 pm
Posted by Mohammad Adib in Philosophy of Science

Oleh: Nur Syamsiyah - Sosiologi (071411431068). “…..Awalnya saya mengira dosen mata kuliah ini akan datang tepat pada waktu yang sudah ditentukan, namun ternyata dosen saya justru datang lima belas menit lebih awal sebelum jadwal. Sayangnya, teman-teman saya masih banyak yang belum hadir di kelas…”  “Awal masuk ruangan, dosen saya yang bernama Pak Adib ini tidak mengucapkan sepatah kata pun. Ekspresi beliau sungguh datar. Beliau pun langsung duduk di tempatnya, menaruh tas dan meraih spidol, kemudian mulai menulis di papan. Suasana kelas sontak berubah tegang, saya dan teman-teman tidak berani membuat gaduh, karena kami memiliki prasangka yang sama. Jangan-jangan, dosen kami yang satu ini adalah dosen “killer”? “Beberapa menit kemudian, teman-teman saya yang lain mulai berdatangan dan memasuki ruangan. Namun Pak Adib masih terus menulis, dan belum juga bersuara. Hingga akhirnya bel berbunyi dan ruang kelas sudah hampir penuh. Sekitar lima menit setelah bel berbunyi, beliau berhenti menulis dan mulai menatap kami. Untuk beberapa detik suasana kelas begitu sunyi sampai akhirnya beliau menyapa kami dengan intonasi yang tegas dan lantang, membuat kami sedikit terkejut. Wajah beliau yang semula datar berubah menjadi penuh semangat. Ketegangan pun mulai berkurang.” “…..Tak hanya itu, Pak Adib pun berhasil membuat saya semakin memperdalam kecintaan saya terhadap kampus ini, dengan menyanyikan hymne Airlangga di akhir perkuliahan. Saya memang tidak tahu pasti berapa usia dosen saya ini, namun semangat beliau dalam memberi perkuliahan benar-benar tidak kalah dengan mahasiswanya. Setiap tutur kata dan kalimat beliau, disampaikan dengan penuh hayat, dan berhasil membakar semangat saya sebagai mahasiswa baru untuk belajar dengan gigih dan tetap tidak melupakan cita-cita bangsa tercinta ini….” Continue Reading »