More than Just Nation and Character Building
February 23rd, 2017 at 11:48 am
Posted by Mohammad Adib in Inspirations

Go to paperless. Ramah kepada lingkungan alam juga ditunjukkan dengan pelaksanaan program e-office. Melalui fitur ini, surat-surat penting dari pimpinan misalnya Surat Tugas–dapat dikirim dan diterima dengan cara elektronik / email yang dilaksanakan oleh seorang admin. Dari admin di ruang tempat ktia bekerja dapat kita terima via email di manapun kita berada. E-office juga berfungsi untuk mendokumentasikan file atau surat-surat penting yang diperlukan oleh kita dan lembaga untuk menyusun laporan semesteran dan atau tahunan misalnya EKD (Evaluasi Kinerja Dosen). Contoh kedua ini adalah surat yang diluncurkan pada saat kegiatan berlangsung sebagai moderator pada Rakorda BKKBN Provinsi Jawa Timur di Hotel Empire Surabaya.


February 8th, 2017 at 8:05 am
Posted by Mohammad Adib in Organic and Composs
panen-mol-perdana-by-moh-adib-mohadibfisipunairacid.jpgPanen MOL perdana. Lebih dari satu liter Pupuk Organik Cair atau MOL (Micro Organisme Lokal) telah berhasil saya panen pada awal bulan Februari 2017 ini melalui Tabung Sampah Organik (TSO= Komposter) yang saya bikin sebelumnya. Kandungan MOL berisi Natrium, Pospor, dan Kalsium (NPK) yang merupakan unsur nutrisi utama yang diperlukan bagi kebidupan tetumbuhan. MOL juga berfungsi sebagai Komposter, dengan cara menyemprotkannya ke dalam sampah organik di dalam TSO. #SongsongProduksiNasbakYangKe-2500.

February 1st, 2017 at 7:38 am
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters, Organic and Composs

Organic and Composter-1 by Dr. Moh. Adib, MA.Daur Kompos dan Tanaman Organik. Dedaunan organik pasca produksi NasBak dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam Tong Sampah Komposter yang hasil Pupuk Cair dan Kompos nya untuk pupuk tanaman di “Taman Ilmu” Tira Medayu Regency Kel. Med. Ayu Kec. Rungkut Surabaya.  #MenyongsongProduksiNasbakYangKe-2500.


January 30th, 2017 at 9:18 am
Posted by Mohammad Adib in Forest and Deforestation

Jumlah Pohon di INDONESIA  TEMPO 29 Jan 2017 Hal 19 Ditebang tanpa BerhentiLebih dari tiga triliun pohon hidup di muka mumi (Crowther, 2015). 1,3 trilyun di antaranya tumbuh di hutan tropis dan subtropis yang terdiri atas 23 ribu jenis pohon. Perbandingan jumlah pohon dengan manusia di dunia adalah 422:1. Jamun jumlah penduduk yang hampir 8 miliar melakukan penebangan tanpa berhenti. 15 miliar telah ditebang setiap tahun, namun hanya 5 liliar (1/3) pohon yang ditanam kembali. 3 triliun pohon sudah disingkirkan manusia sejak 11 ribu tahun yang lalu. Setiap 2 detik, hutan seukuran lapangan sepak bola dimusnahkan dengan penebangan. Setiap harinya sejumlah 80 ribu hektar hutan lenyap.
Sementara di Indonesia lebih dari empat ribu spesies pohon yang tumbuh di Nusantara. Pada tahun 2012 sejumlah 840 ribu hektar telah musnah (bandingkan di Brazil yang hanya 460 ribu hektar). 50,2% daratan adalah hutan. Persentase tersebut menurun dibanding pada tahun 1990 yang sebesar 65,4%.


November 29th, 2016 at 11:17 am
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Oleh Lestari Dyah Ningtyas (071611133038), Anis Budi Utami (071611133007), Siti Aisyah (071611133028), Tryana Rachmadani (071611133010). Dosen Pembibing: Dr.Drs.H.Moh.Adib, MA. Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Pagi yang besemangat tepatnya hari senin tanggal 28 November 2016 pada pekan ke 11 pada pembelajaran mata kuliah kewarganegaraan di ruang KI Hajar Dewantara dengan dosen pembibing Bapak Drs.Moh Adib,MA. Pada pekan ini materi yang disampaikan ialah tentang “Integrasi Nasional”. Persatuan dan kesatuan yang terbentuk untuk bangsa yang cerdas dan bermoral mulia yang menjadikan Indonesia semakin maju, tangguh, dan kuat. Pluralisasi, Asimilasi, Akulturasi merupakan strategi dalam pemenuhan integrasi nasional. Sikap acuh dan toleransi merupakan sekumpulan hal yang dibahas pada resume ini. Yang memfokuskan pada ” Integrasi Nasional Sebagai Wujud Terciptanya Kejayaan Nasional”. 1. GANJIL(2016_2017)_KEWARGANEGARAAN_KELAS_A-1.1 new 18 September 2016 NILAI KELOMPOK 29 Nop 2016  2.  AN-16 Kelompok 4 Integrasi Nasional Sebagai Wujud Terciptanya Kejayaan Nasional

Continue Reading »


November 18th, 2016 at 7:40 am
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Oleh: Kelompok 8B: Anandya Ayunda Gaviota (101611535008) FKM, Aghisni Isfiya (101611535002) FKM, Cahaya Cristina Juwita Panjaitan (061611535011) FKH, Trima Weliyani (061611636005) FKH, Zehansyah Algifah Pasha (061611535010) FKH. “…..Dengan adanya materi kuliah yang didapat hari membuat wawasan pikiran bertambah karena  materi nya tentang ketahanan nasional. Banyak yang dapat kita ketahui bahwa dari dahulu Indonesia ini banyak diserbu oleh bangsa barat, baik dari sektor budaya, iptek, serta bahasa. Jaman sekarang Indonesia juga dilanda konflik yaitu konflik gafatar maupun ISIS yang katanya sudah bermukim diwilayah Indonesia. Namun TNI dan POLRI serta masyarakat tidak akan lelah guna melindungi segenap jiwa dan raga. Menteri kelautan bu Susi juga sudah  mencanangkan kapal asing yang memasuki perairan Indonesia guna mencuri sumber daya alam yang ada disana akan dikenakan sanksi dan kapalnya akan dihancurkan. Begitu banyaknya yang ingin merebut kekayaan Indonesia dengan percuma. Terbukti bahwa Indonesia merupakan surga  dunia. …… Dengan pengetahuan yang didapat pada hari ini dalam mata kuliah Kewarganegaraan diharapkan dapat menjadi pemersatu bangsa dan generasi muda Indonesia dapat menjadi penerus bangsa yang tangguh dan tidak pantang menyerah serta dapat menyadarkan, mencerdaskan dan juga mencerahkan masyarakat agar menjadi Indonesia yang lebih baik.” Menjaga Wawasan Nusantara Dengan Menerapkan Ketahanan Nasional Berdasarkan Karakter Generasi Muda Yang Cerdas Dan Bermoral Mulia Continue Reading »


November 8th, 2016 at 4:14 pm
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Oleh: Kelompok 2. UMI ZAHRO’ 071611133023, Irma Wati 071611133034, Ulpa Jinatul Janah 071611133014, Sri Ayu Dinda Lestari 071611133013. Pada tanggal 7 November 2016, kami memulai pelajaran dengan matakuliah kewarganegaraan dengan dosen kami yang bernama Dr. Drs., H. Moh.Adib MA. Alangkah besar semangat dosen kami untuk mengobarkan semangat untuk kami para mahasiswa dipagi hari itu. Selain itu adanya jargon-jargon yang sangat meningkatkan level semangat yang semula berada dititik rendah menjadi titik tertinggi dan berubah menjadi keceriaan yang pada saat itu berada diruangan kelas. Pak Adib ini merupakan dosen yang selalu on time dalam memulai perkuliahan. Tepat pukul 07.15 open cermony mulai berlangsung yang dipimpin oleh kelompok 6 sebagai rasa cinta terhadap Negara Indonesia dan Universitas Airlangga. Setelah itu, dilanjutkan dengan penyampaian materi yang membahas mengenai Negara Hukum dan HAM. 1. PEMANTAPAN KARAKTER BANGSA YANG BERMORAL MULIA dalam Tertib Hukum dan HAM  2. Nilai Narasi KLP sampai 7 Nopember 2016 GANJIL(2016_2017)_KEWARGANEGARAAN_KELAS_A-1.1 new 18 September 2016  3.

Continue Reading »


October 13th, 2016 at 7:35 pm
Posted by Mohammad Adib in Philosophy, Philosophy of Science

Oleh: Reffy Shania Novianti, NIM: 131611133010, Kelas: A1 2016. “…Suasana kelas menjadi pecah dan penuh semangat ketika bapak Adib menyerukan semangat filsafat ilmu yang meliputi 3M, yaitu menyadarkan hati, mencerdaskan fikiran, mencerdaskan jiwa. 3 komponen tersebut sangat penting bagi kita untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran di perkuliahan. Kita harus menyiapkan hati, fikiran, dan jiwa kita dengan penuh tekad dan semangat untuk menjalankan dan melewati semua yang akan dihadapi di kursi perguruan tinggi dengan prinsip diri yang Tangguh tak pernah mengeluh. Semangat kami semakin terbakar ketika pak Adib memberikan jargon “Mahasiswa Filsafat Ilmu” semua serentak menjawan “Tangguh tak pernah mengeluh”. Ternyata Bapak Adib adalah dosen yang ramah dan kekinian, beliau tidak lupa mengajak kami semua untuk grufie bersama.” “….Di akhir penjelasan pak adib memberikan tugas kepada kami untuk membuat resume 1×24 jam. Sudah tidak ada kata mengeluh di dalam diri ini karena Pak Adib telah menanamkan kepada saya dan teman-teman bahwa mahasiswa itu harus tangguh tak pernah mengeluh. Tugas itu bukanlah hal yang memberatkan, tetapi tugas adalah sarana kita untuk belajar. Mimpi saya adalah menjadi seorang perawat, menjadi seorang perawat adalah mimpi yang mulia. Untuk mewujudkan mimpi itu saya harus menanamkan ke dalam hati, fikiran, dan jiwa saya untuk selalu sanggup menghadapi segalanya dengan penuh tekad dan semangat.Reffy Shania Novianti-A1-131611133010 Keperawatan Continue Reading »


October 7th, 2016 at 5:59 am
Posted by Mohammad Adib in Education of Pancasila and Civics, Jatidiri and Characters

Foto Ekspresi Mahasiswa PDD Banyuwangi pada 2016-10-07 saat pembelajaran di dalam kelas.PdfOleh: Ulviana Dewi Kumalasari / 5012 /.  “……Dapat disimpulkan bahwa satu aspek yang terpenting dalam kehidupan ini adalah MORAL. Moral yang baik dan beradab. Karena manusia yang tak bermoral, layaknya seperti binatang bahkan lebih buruk. Sebagai generasi penerus, calon pemimpin di masa yang akan datang, mari kita bekali diri kita dengan moral yang baik. Jadilah Presiden yang bermoral, dokter yang bermoral, guru yang bermoral. Agar Negara Indonesia ini bisa lebih maju. Jika kita sebagai generasi penerus tidak bisa memiliki moral yang baik, MAU DIBAWA KEMANA MASA DEPAN NEGARA INI ? Saya yakin Indonesia BISA LEBIH BAIK.” “…Hari ini tanggal 6 Oktober 2016, sekitar pukul 09.00 WIB saya ada mata kuliah kewarganegaraan di kampus UNAIR PDD BANYUWANGI. Dosen yang mengajar adalah DR.DRS.H.Moh Adib,MA. Saya baru pertama kali diajar mata kuliah Kewarganegaraan oleh pak Adib. Ternyata sangat seru sekali diajar oleh Pak Adib. Dalam mengajar beliau banyak memberikan jargon yang sangat spektakuler dan itu sangat menggugah semangat saya dan teman – teman dalam belajar di kelas. Salah satu jargonnya adalah 3M , yaitu menyadarkan, mencerdaskan, dan mencerahkan. Di sini yang pertama adalah Menyadarkan. Kita sebagai mahasiswa harus menumbuhkan rasa kesadaran diri untuk cinta tanah air dan  bangga terhadap Indonesia.” “….Satu lagi ilmu dari Pak Adib yang sangat bermanfaat. Kebanyakan orang – orang salah menyebut konstitusi Negara ini dengan UUD 1945. Padahal setelah di amandemen , konstitusi Negara Indonesia adalah UUD NRI 1945. Mulai sekarang saya tidak akan salah sebut lagi.” 1. PDD BWI, Mewujudkan Indonesia Lebih Baik dengan Excellent With Morality 2.Topik KLP dan Anggota GANJIL(2016_2017)_KEWARGANEGARAAN_KELAS_A- BWI 6 Oktober 2016 ” 3. GANJIL(2016_2017)_KEWARGANEGARAAN_KELAS_A- PDD-BWI Jumat 7 Oktober 2016 Nilai Tugas Individual.PDF Continue Reading »


October 5th, 2016 at 5:46 am
Posted by Mohammad Adib in Philosophy of Science

Oleh: Shavira, 131611133140, Kelas: A3 2016. “….Pada tanggal Selasa,Foto Dengan Mahasiswa F. Keperawatan Gasal 2016-2017 4 Oktober 2016 Saya bersama dengan teman Saya A3 2016 sedang melaksanakan pembelajaran mata kuliah Filsafat Ilmu pada pukul 10.00 WIB di ruang kuliah Ramona yang difasilitatori oleh Dosen Dr.H.Moh.Adib, Drs, MA dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Airlangga. Pada pagi yang menjelang siang tersebut kami dengan antusias dan semangat mengikuti pembelajaran tersebut, meskipun ada beberapa dari teman kami yang telat memasuki ruang kuliah. Sebelum pembelajaran dimulai Bapak Adib selaku fasilitator memimpin dengan pembacaan doa. Setelah itu, kami diberi semangat Filsafat Ilmu yang meliputi 3M (menyadarkan, mencerdaskan, dan mencerahkan). Menyadarkan disini mempunyai arti menyadarkan hati, yaitu ketika belajar Filsafat Ilmu kita akan mempelajari bagaimana cara kita dapat menyadarkan hati kita bahwa tujuan kuliah adalah untuk mendapatkan ilmu, sehingga saat mata kuliah sedang berlangsung hati kita akan tersadar bahwa kita kuliah harus dengan semangat bersungguh-sungguh, sehingga menghasilkan pembelajaran yang memuaskan sesuai dengan semangat yang kita tanamkan.”  Penerapan Filsafat dalam Kehidupan Perkuliahan di FPerawatan Continue Reading »