More than Just Nation and Character Building
March 20th, 2014 at 10:09 pm
Posted by Mohammad Adib in Budaya Korporat

Oleh: Defries Laksana 071115003, Joko Prasetyo 070810640, Ade Putri Verlita 071115231, Ganes Editya 071115084, Elsa Wulan 071115083. “……..Selama kawan kawan tersebut melakukan presentsi, Dosen kami yaitu pak Adib terus mendengarkan. Sesekali saat kawan kami masih membawakan materi, pak dosen beranjak dari tempat duduknya dan menuju ke papan tulis. Beliau menuliskan satu kata kemudian duduk kembali. Hal ini di ulanginya beberapa kali…..” “……..Kata-kata yang di tulis pak Adib diatas merupakan kata kunci dari materi perkuliahan hari itu. Kata pertama yang dituliskan adalah Culture. Lalu ada kata hakikat dan beberapa kata lain. Setelah proses penyampaian materi dan proses diskusi selesai, Pak Adib menjelaskan materi yang kurang benar. Lalu ia menekankan untuk memahami dahulu kata kunci untuk materi hari itu.Dan ternyata jika kita mempelajari materi dengan memahami kata kunci yang di berikan pak Adib kita akan memiliki gambaran kemana arah perkuliahan ini dan memahami materi dengan lebih mudah.”  Nilai Resume I & 2 Kelompok GENAP(2013_2014)_BUDAYA_KORPORAT_KELAS_A. sampai Kamis 20 Mrt jam 10.00.pdf Continue Reading »


March 15th, 2014 at 5:25 am
Posted by Mohammad Adib in Budaya Korporat

Oleh: Rachmad Ilham (071017038), Mega Ayu Putri Eritika (071115004), Arya Pratyaksa (071115035), Ajeng Dyah Irfanti (071115064), Octa Lidya Ghaissani (071115076), Susmitha Ayu Meilynna (071117019) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Airlangga. “…….Kata kata beliau berlanjut memanggil satu persatu “orang besar” yang ada di kelas itu. Beberapa dari kami menerima pertanyaan tentang budaya organisasi, pak Adib rupanya ingin mengetahui bagaimana kedalaman pengetahuan mahasiswanya untuk memulai menerima materi hari itu. ketika jam sudah menujukkan pukul 16.15 Pak Adib berkata nantinya anak yang masuk ruang akan saya absen alfa, untungnya saat itu tidak ada anak yang datang melebihi jam tersebut dikelas sehingga semua bisa masuk dalam hitungan presensi yang beliau lakukan. Masalah presensipun selesai barulah kelompok pertama dipersilahakan untuk memberikan presentasi kepada kami……” Nilai Resume I Kelompok GENAP(2013_2014)_BUDAYA_KORPORAT_KELAS_A.pdf  Continue Reading »


March 10th, 2014 at 11:11 am
Posted by Mohammad Adib in Budaya Korporat, Philosophy

Oleh: Susmitha Ayu Meilynna (071117019) Prodi Antropologi. “…..Sungguh kelas excellent .  pandangan saya kemudian tertuju pada papan tulis yang ada di depan. Ada sebuah tulisan: “Budaya Korporat (SOA366), Selasa- 16.00-17.40, 2 SKS, 2X50=100 mnt”. Dari tempat duduk saya terlihat jelas tulisan tulisan yang mulai dicorertkan  bapak dosen. Mulai terdengar kata-kata excellent, celotehan para ,mahasiswa, serta sesekali senyum dan tawa yang manis dan kecut dari mahasiswa-mahasiswa itu. pikiran saya pun mulai terfokus. Sesuai pilihan saya pada KRS kemarin, hari ini dan selanjutnya harus saya jalani dengan seoptimal mungkin…..” Continue Reading »


March 5th, 2014 at 7:59 pm
Posted by Mohammad Adib in Budaya Korporat

Oleh: RIZKI ZULKIFLI (071115098). “…..Tidak diragukan lagi pengalaman mengajar beliau selama 27 tahun telah menghapus keraguan kami tentang tata cara mengajar beliau. Pada selama perkuliahan beliau menerangkan apa saja yang akan di diskusikan selama kontrak perkuliahan ini. Pembahasan materi tersebut dibagi menjadi 11 bahan yang akan dibahas oleh 5 kelompok. Bapak Adib juga adil dan bijak dalam pembagian member kelompok. Sebagaimana kutipan kata-kata dari beliau yaitu ‘di dunia luar itu apa yang kita dapatkan belum tentu apa yang sesuai kita harapkan’ secara otomatis para mahasiswa menerima dan setuju dengan ucapan dari beliau…..”

Excellent! Satu kata yang menggambarkan hari itu Selasa, 4 maret 2014. Pada saat itu saya memiliki jadwal perkuliahan pukul 16.00 WIB tentang Budaya Korporat. Kebetulan hari itu hujan mengguyur sangat deras, sehingga menimbulkan genangan air sampai di mata kaki orang dewasa. Maka dari itu beberapa mahasiswa terpaksa melepaskan alas kaki mereka agar tidak terkena air dan nyaman dalam mengikuti perkuliahannya masing-masing. 1. GENAP(2013_2014)_BUDAYA_KORPORAT_KELAS_A. Kelompok, Topik, Sistekatika dan Kriteria Penilaian Makalah.pdf. 2. Budaya Korporat_ Kontrak -2014.pdf. 2. Nilai Resume I Individual GENAP(2013_2014)_BUDAYA_KORPORAT_KELAS_A.pdf Continue Reading »


November 7th, 2012 at 8:17 pm
Posted by Mohammad Adib in Budaya Korporat, Inspirations

http://ingresos-online.com/wp-content/uploads/2011/12/Crear-un-blog.jpg“Diwajibkan membawa laptop”. Begitu kata akhir dari pesan singkat yang dikirim Kepala Departemen Antropologi Fisip Unair yang saya terima pada Selasa pagi 6 Nopember 2012 untuk menghadiri pelatihan dan pengaktifan web blog dosen. Acara itu diselenggarakan di Ruang Departemen Antropologi pada hari kamis 8 Nopember. Selanjutnya diperoleh Informasi narasumber kegiatan ini adalah dari lingkungan Departemen sendiri yakni Pak Pusan (panggilan dari akoronim Pak Pujio Santoso), dosen Antropologi. Dari situlah kisah ini dimulai. Continue Reading »


April 17th, 2012 at 9:07 am
Posted by Mohammad Adib in Budaya Korporat

Budaya perusahaan biasa juga disebut budaya organisasi (corporate culture) adalah suatu kepercayaan dan nilai yang menjadi falsafah utama yang dipegang teguh oleh anggota organisasi dalam menjalankan atau mengoperasionalkan kegiatan organisasi. Budaya organisasi ini (Nawawi, 2003:283; Widuri dan Asteria Paramita, 2007:128) merupakan suatu sistem penyebaran keyakinan dan nilai yang dikembangkan dalam suatu organisasi sebagai pedoman perilaku anggotanya. KELOMPOK, ANGGOTA KELOMPOK, TOPIK KELOMPOK, DAN JUDUL JURNAL MK BUDAYA KORPORAT SMT Genap 2012-2013.pdf

Nilai Tugas Narasi Individual BUDAYA KORPORATE gENAP 2012-2013.pdf

NILAI UTS BUDAYA KORPORAT DEP. ANTROPOLOGI FISIP UNAIR SMT GENAP 2012/2013.pdf

Continue Reading »


October 28th, 2011 at 11:10 am
Posted by Mohammad Adib in Anthropology of Industry, Budaya Korporat

Revolusi Industri adalah perubahan total di bidang teknologi, sosioekonomi, dan budaya pada akhir abad xviii dan awal abad xix yang terjadi dengan penggantian ekonomi yang berdasarkan pekerja dengan tenaga manusia yang kemudian diganti dengan tenaga mesin dalam kegiatan produksi dan distribusi barang dan atau jasa. Revolusi ini dimulai di Inggris dengan penggunaan mesin uap dan batubara sebagai bahan bakar untuk produksi utama tekstil. Perkembangan produksi peralatan/mesin setelah penemuan logam yang  terjadi pada keseluruhan dua dekade pertama dari abad ke-19,  yang membuat mesin produksi untuk digunakan di industri lainnya.

More, Charles. 2000. Dalam bukunya Understanding the Industrial Revolution. London dan Yew York: Routledge, hal 5-8, menggunakan terminologi revolusi industri dalam konsep-konsep, dua diantaranya adalah  (i) invention dan innovation; dan (ii) Nilai uang. Continue Reading »


June 28th, 2011 at 8:03 am
Posted by Mohammad Adib in Budaya Korporat

Generasi Ketiga Tidak Menghancurkan

“Generasi pertama melahirkan, kedua membesarkan, dan yang ketiga menghancurkan.” Begitu salah satu “doktrin” bisnis keluarga yang masih sering terngiang dalam telinga para pelaku korporat. Putera Sampoerna adalah generasi ketiga keluarga Sampoerna. Dalam melaksanakan korporat warisan keluarga ini, Putera membuktikan kemampuannya untuk mengatasi “doktrin” tersebut, dan bahkan mampu mengalahkan perubahan dari luar korporatnya, sehingga masih mempertahankan perusahaan ini menempati rangkin nomor satu di Indonesia. Putera mampu mengatasi perkara internal dan sekaligus mengadaptasikan korporatnya dengan tantangan eksternal. Generasi ketiga tidaklah menghancurkan: “syarat dan ketentuan berlaku”, kata sejumlah iklan.

Inovasi dan enterpreneurship merupakan bagian dari kunci keberhasilan dalam mengembangkan suatu korporat. Dua hal tersebut dipergunakan untuk memaksimalkan dalam pengelolaan berbagai sumber daya (resources). Inovasi akan berarti apabila didukung oleh kepengusahaan yang cermat dan tepat dalam membaca peluang, dengan terutama mempertimbangkan sumber daya lokal yang memadai. Sementara enterpreneurship mengedepankan kemampuannya untuk ‘mencandra’ realitas kemudian berani mengambil risiko untuk membuat atau menjalankan bisnis secara lahir. Info lebih lanjut baca di http://www.hermawankartajaya.com/

Generasi Ketiga Tidak Menghancurkan


March 8th, 2011 at 9:57 am
Posted by Mohammad Adib in Budaya Korporat

Perkembangan Budaya Korporat:

ORGANISASI PERUSAHAAN DARI ZAMAN PRA DINDUSTRI KE ZAMAN INDUSTRI

Sebuah organisasi sebenarnya sudah ada sejak zaman pra industri. Pada zaman tersebut, organisasi dapat dilihat dari fase berburu dan meramu. Hal ini disebabkan karena sumber daya alam masih tersedia dan jumlah manusianya juga masih sedikit sehingga masih mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup. Berburu dan meramu merupakan cara yang mudah untuk mendapatkan bahan makanan yang kemudian dapat diolah. Bahkan tidak sedikit juga yang diperdagangkan. Pola hidup yang masih nomaden memungkinkan proses perdagangan ini dapat berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. Seperti yang kita tahu bahwa kegiatan perdagangan pada zaman dulu masih menggunakan sistem barter. Beberapa kegiatan perdagangan dilakukan lewat laut maupun darat. Jadi untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup satu keluarga memang dibutuhkan kerja keras. Misalnya satu keluarga terdiri dari beberapa anggota keluarga, maka otomatis kebutuhan hidupnya juga akan bertambah.

Continue Reading »