More than Just Nation and Character Building
March 19th, 2017 at 9:52 pm
Posted by Mohammad Adib in Education of Pancasila and Civics

Oleh: Kelompok IV, Erik Rikardo Gultom (Presiden/Feb/041611133092), Dwi Aprianto (Sekjen/Feb/041611333022), Galluh Behnarezzy Yulmier (Bendahara/Feb/041611233055), Rifda Auliyani (Bendahara/Feb/041611233237), Semester Genap 2016 – 2017. Kelas A-2.2. Dosen Pembimbing: Dr. H. Moh. Adib, MA.  “……..Mata Kuliah Pendidikan Pancasila : “Menyadarkan, Mencerdaskan, Mencerahkan!” Itulah jargon penyemangat di pagi hari yang dilontarkan oleh bapak Moh. Adib untuk membakar semangat kami di pagi hari di hari Senin, 13 Maret 2017 di ruang Ki Hajar Dewantara untuk memulai perkuliahan Pendidikan Pancasila.” “….Di akhir pertemuan Bapak Moh. Adib menjelaskan sebuah kata kunci utama dalam pembelajaran kali ini yaitu ‘Dinamika Berbanga’. Poin pertamanya adalah bahwa Indonesia dapat hadir dan merdeka karena sebuah proses sejarah yang panjang. Diawali oleh semangat segelintir mahasiswa Indonesia yang beruntung dan dapat mengenyam perguruan tinggi di Belanda yang mendirikan organisasi Budi Utomo. Dari organisasi inilah semangat nasionalisme mulai dipupuk. Kemudian dilanjutkan dengan persatuan para pemuda Indonesia pada tahun 1928 dengan diikrarkannya Sumpah Pemuda. Lagu nasional berjudul ‘Satu Nusa, Satu Bangsa’ yang kami nyanyikan bersama memuat tiga hal utama yang diikrarkan didalam Sumpah Pemuda, yaitu Bangsa, Tanah Air (Nusa) dan Bahasa. Jadi apabila dapat disimpulkan secara singkat, Indonesia dapat merdeka karena semangat dari segelintir mahasiswa yang mampu membawa Indonesia menuju Indonesia yang merdeka dan bermartabat karena pengalaman yang diperoleh mereka ketika memperoleh kesempatan untuk menempuh pendidikan di Belanda. Waktu sudah menunjukkan pukul 10.40 yang menandakan bahwa kelas Pancasila sudah berakhir. Kelas kali ini diakhiri dengan doa bersama.” 1. “Jas Merah”: Jangan Sekali-Sekali Meninggalkan Sejarah!   2. GENAP(2016_2017)_PANCASILA_KELAS_A-2.2 OK-2 Yess NILAI TUGAS KELOMPOK  3. Continue Reading »


October 7th, 2016 at 5:59 am
Posted by Mohammad Adib in Education of Pancasila and Civics, Jatidiri and Characters

Foto Ekspresi Mahasiswa PDD Banyuwangi pada 2016-10-07 saat pembelajaran di dalam kelas.PdfOleh: Ulviana Dewi Kumalasari / 5012 /.  “……Dapat disimpulkan bahwa satu aspek yang terpenting dalam kehidupan ini adalah MORAL. Moral yang baik dan beradab. Karena manusia yang tak bermoral, layaknya seperti binatang bahkan lebih buruk. Sebagai generasi penerus, calon pemimpin di masa yang akan datang, mari kita bekali diri kita dengan moral yang baik. Jadilah Presiden yang bermoral, dokter yang bermoral, guru yang bermoral. Agar Negara Indonesia ini bisa lebih maju. Jika kita sebagai generasi penerus tidak bisa memiliki moral yang baik, MAU DIBAWA KEMANA MASA DEPAN NEGARA INI ? Saya yakin Indonesia BISA LEBIH BAIK.” “…Hari ini tanggal 6 Oktober 2016, sekitar pukul 09.00 WIB saya ada mata kuliah kewarganegaraan di kampus UNAIR PDD BANYUWANGI. Dosen yang mengajar adalah DR.DRS.H.Moh Adib,MA. Saya baru pertama kali diajar mata kuliah Kewarganegaraan oleh pak Adib. Ternyata sangat seru sekali diajar oleh Pak Adib. Dalam mengajar beliau banyak memberikan jargon yang sangat spektakuler dan itu sangat menggugah semangat saya dan teman – teman dalam belajar di kelas. Salah satu jargonnya adalah 3M , yaitu menyadarkan, mencerdaskan, dan mencerahkan. Di sini yang pertama adalah Menyadarkan. Kita sebagai mahasiswa harus menumbuhkan rasa kesadaran diri untuk cinta tanah air dan  bangga terhadap Indonesia.” “….Satu lagi ilmu dari Pak Adib yang sangat bermanfaat. Kebanyakan orang – orang salah menyebut konstitusi Negara ini dengan UUD 1945. Padahal setelah di amandemen , konstitusi Negara Indonesia adalah UUD NRI 1945. Mulai sekarang saya tidak akan salah sebut lagi.” 1. PDD BWI, Mewujudkan Indonesia Lebih Baik dengan Excellent With Morality 2.Topik KLP dan Anggota GANJIL(2016_2017)_KEWARGANEGARAAN_KELAS_A- BWI 6 Oktober 2016 ” 3. GANJIL(2016_2017)_KEWARGANEGARAAN_KELAS_A- PDD-BWI Jumat 7 Oktober 2016 Nilai Tugas Individual.PDF Continue Reading »


September 3rd, 2014 at 12:36 pm
Posted by Mohammad Adib in Education of Pancasila and Civics

Oleh: Vebry Rayan Arizky, Administrasi Negara 2014. “…….Sungguh pengalaman yang luar biasa yang diberikan beliau kepada saya.  Beliau mengajarkan kepada saya untuk lebih berprestasi, bersemangat, dan senantiasa mensyukuri apa yang telah diberikan Tuhan kepada kita. Beliau mengajarkan kepada kita semua mahasiswa baru mengenai karakter yang harus ditanamkan dalam kehidupan berbangsa dan kedisiplinan di Perguruan tinggi negeri. Universitas Airlangga mempunyai motto yang berbunyi ‘’ Excellence With Morality ‘’ untuk menjadi pribadi yang excellence yang artinya adalah Unggul dan morality yang memiliki arti bermoral harus menanamkan rasa berkaratker  tinggi dan menjunjung kedisiplinan kita dalam mewujudkan itu semua. Karena semua yang tidal memiliki rasa berkarakter dan disiplin niscaya itu semua akan sia sia.” “……Semoga kita sebagai mahasiswa Universitas Airlangga senantiasa menjiwai yang dinamakan dengan ‘’ Excellence With Morality “ dan sebagai mahasiswa administrasi Negara yang “Cerdas,Bermoral,Mulia” kita bangun “Indonesia Harus Lebih Baik”. Sungguh semboyan itu akan selalu saya tanamkan seperti halnya semboyan itu diberikan Bapak Drs.H.Mohammad Adib,MA yang beliau ciptakan untuk menggugah rasa cinta dan semangat kita dalam berprestasi untuk memajukan bangsa Negara kita…” Hari ini tepat tanggal 01 september 2014 aku mengawali aktivitas perdanaku duduk di bangku perkuliahan. Alhamdulilah dengan mengucapkan banyak syukur kehadirat Allah yang maha Kuasa. Aku akhirnya bisa masuk ke Universitas Airlangga. Universitas yang mampu menjadi universitas kebanggaan di Indonesia bahkan dunia.  Di hari pertama saya kuliah saya menerima banyak arahan dan motivasi dari Bapak Drs.H.Mohammad Adib,MA  di ruang  Moh Hatta Universitas Airlangga Pinlab kampus B. Beliau memberikan mata kuliah wajib Pendidikan Kewarganegaraan. Continue Reading »


May 20th, 2014 at 8:21 pm
Posted by Mohammad Adib in Education of Pancasila and Civics

Oleh: Kelompok 9, Ketua: TEDI BAGUS PRASETYO MULYO (071311233013), Sekretaris: ISNEANE CHASUNA (081311533018), Bendahara: AMELLIA YUNI RAHENNA (071311733019), ROSSY EKA RAHMAWATI  (081311533013), RADITYA RAMADHAN (071311233045). “….Maka dari itu, kami teringat akan salah satu jargon yang sealau dikumandangkan oleh Bapak Adib yaitu “INDONESIA HARUS LEBIH BAIK…..” Ini adalah sekian kalinya kami berada di kelas PKn, salah satu mata kuliah wajib yang diampu Bapak Adib, yang selalu menonjolkan sisi “Excellent With Morality”nya. Pada hari senin ini adalah kedua kalinya Bapak Adib tidak bisa mengahdiri perkuliahan karena ada tugas yang mengahrapkan beliau hadir di acara tersebut. Walapun beliau tidak hadir kami tetap semnagat mengikuti perkuliahan hari ini. Dengan tidak Hadirnya beliau maka beliau diganti dengan dosen pengganti yaitu Bapak Roger Nugroho.  NILAI RESUME I, II, III, IV, V, VI, & VII KELOMPOK SMT GENAP(2013_2014)_PPKN_KELAS_7-A Sampai Rabu 21 Mei 2014 jam 10.00.pdf Continue Reading »


May 19th, 2014 at 7:53 pm
Posted by Mohammad Adib in Education of Pancasila and Civics

Oleh: Kelompok 3 PPKn. “……Akan tetapi, meskipun Indonesia memiliki tameng berupa Pancasila, geostrategi sendiri sangat penting peranananya dalam ketahanan nasional. Oleh karenanya, pemanfaatan geostrategi sangat menentukan tercapainya tujuan proklamasi di mana proklamasi sendiri mempunyai makna bukan hanya sebagai alat untuk deklarasi kemerdekaan namun di dalamnya tertulis pula cita-cita negara dan salah satunya adalah  mensejahterakan warga negaranya.”

Masih ingatkah anda dengan peristiwa di mana pulau Sipadan dan Ligitan diperebutkan oleh Malaysia dan Indonesia? Peristiwa tersebut secara teknis berawal pada tahun 1967 saat keduanya menggelar pertemuan yang membahas mengenai hukum laut kedua negara. Ternyata dalam pertemuan tersebut keduanya memasukkan pulau Sipadan dan Ligitan kedalam teritorial negara mereka. Letak pulau Sipadan dan Ligitan ini berada di Selat Makassar dan sempat berada dalam status quo. Namun pengertian status quo sendiri berbeda dalam pandangan kedua negara ini. Indonesia mengartikan bahwa status quo adalah keadaan di mana wilayah tersebut tidak boleh ditempati selama dalam perkara, namun dalam pandangan Malaysia sendiri status quo berarti kekuasaan terhadap wilayah tersebut tetap berada dalam kekuasaan Malaysia sebelum konflik selesai sehingga Malaysia membangun resort di pulau Sipadan. Continue Reading »


May 15th, 2014 at 8:09 am
Posted by Mohammad Adib in Education of Pancasila and Civics, Jatidiri and Characters, Learning Pancasila

Oleh Kelompok 4: “….Setelah kelompok 7 selesai mempresentasikan, kemudian para mahasiswa antusias untuk bertanya dan berdiskusi. Dalam kesempatan kemarin ada 3 penanya. Pertanyaan pertama yaitu berdasarkan dengan unsur-unsur geopolitik dan geostrategic yang digunakan di Indonesia. Pertanyaan kedua yaitu hukum laut dan hukum dirgantara apa yang digunakan dalam Negara Indonesia. Kemudian mengapa hukum laut dan hukum dirgantara diadakan dan efeknya apa? Jika tidak ada hokum laut ataupun hukum dirgantara yang diberlakukan maka Negara tersebut akan mudah di masuki oleh Negara lain untuk merusak atau menganbil beberapa kekayan milik Negara Indonesia. Kemudian pada pertanyaan terakhir apa berbedaan antara wawasan nusantara dengan geopolitik? Geopolitik terdapat pada UU sedangkan jika wawasan nusantara berdasarkan Pancasila dan UU 1945. Kemudian para presenter menjawab pertanyaan yang diajukan oleh para audiens. Dilanjutkan dengan sesi umpan balik. Banyak mahasiswa yang menanggapi pertanyaan yang diajukan oleh teman sendiri. Dan terakhir bapak Rojil memberikan feedback kepada mahasiswa tentang apa yang telah kami diskusikan tadi. Mata  kuliah PPKn selesai pada pukul 08.45…..”

Senin tanggal 12 Mei 2014 merupakan pertemuan ke-8 mata kuliah PPKN. Namun hari Senin kemarin tidak seperti biasanya karena bapak Mohammad Adib berhalangan hadir. Meskipun bapak Adib selaku dosen PPKN di ruang kami berhalangan hadir, para mahasiswa tetap bersemangat dan antusias mengikuti mata kuliah PPKN seperti biasanya. Pada Senin itu adalah giliran kelompok 7 mempresentasikan tentang pokok bahasan Geopolitik di Indonesia. Dosen sementara yang menggantikan bapak Adib adalah bapak Rojil Nugroho Bayu Aji. Beliau memperkenalkan diri dan sedikit riwayat perjalanan hidupnya dalam menempuh pendidikan. Kemudian kelompok 7 memulai presentasi di depan dan mengabsen mahasiswa satu per satu. NILAI RESUME I, II, III, IV, V, & VI KELOMPOK SMT GENAP(2013_2014)_PPKN_KELAS_7-A Sampai Rabu 14 Mei 2014 jam 10.00.pdf Continue Reading »


May 15th, 2014 at 7:51 am
Posted by Mohammad Adib in Education of Pancasila and Civics, Jatidiri and Characters, Learning Pancasila

Oleh Kelompok 7: Pada hari Senin, 11 Mei 2014 mata kuliah PPKN pada pertemuan ke-8 tidak seperti biasanya. Karena ketidakhadiran bapak Moh.Adib selaku dosen PPKN di kelas kami. Namun, tidak menurunkan minat tanya jawab dan berdiskusi tentang Geopolitik di Indonesia yang di presentasikan oleh kelompok 7.  Kemudian terdapat dosen pengganti yang menggantikan bapak Moh.Adib sementara yaitu bapak Rojil Nugroho Bayu Aji. Beliau menCeritakan sedikit riwayat dan perjalanan hidupnya. Continue Reading »


May 7th, 2014 at 12:12 pm
Posted by Mohammad Adib in Education of Pancasila and Civics, Learning Pancasila

Oleh Kelompok 9: TEDI BAGUS PRASETYO MULYO (071311233013), ISNEANE CHASUNA (081311533018), AMELLIA YUNI RAHENNA (071311733019), ROSSY EKA RAHMAWATI (081311533013), RADITYA RAMADHAN (071311233045).Merupakan minggu pertama seteleh UTS kami berada di Ruang KH Hasyim Ashari untuk mengikui kelas PPKn. Tanggal 5 Mei 2014 tidak akan terulang lagi untuk kedua kalinya dalam sejarah. Suasana, keadaan, dan atmosfer yang ada didalamya pun tak sedikit berubah. Masih tetap sebagaimana kami meninggalkannya sebelum musim UTS kemarin. Bapak Adib sudah dengan tepatwaktunya duduk di kursi excellent yang dikhususkan hanya untuk dosen di depan kelas. Beliau memang selalu tepat waktu. Masih beberapa kursi dihadapannya yang terisi, well, dosen jauh lebih rajin daripada mahasiswanya sendiri.  Di papan whiteboard tertulis dengan jelas “Demokrasi dan Pendidikan Demokrasi di Indonesia”. Sepertinya akan jadi suatu bahan pembicaraan yang menarik hari ini. NILAI RESUME I, II, III, IV, dan V KELOMPOK SMT GENAP(2013_2014)_PPKN_KELAS_7-A Sampai Rabu 7 Mei 2014 jam 10.00.pdf Continue Reading »


April 14th, 2014 at 10:14 pm
Posted by Mohammad Adib in Education of Pancasila and Civics, Jatidiri and Characters, Learning Pancasila

Oleh: (Ketua) TEDI BAGUS PRASETYO MULYO (071311233013), (Sekretaris), ISNEANE CHASUNA (081311533018), (Bendahara) AMELLIA YUNI RAHENNA (071311733019), ROSSY EKA RAHMAWATI, (081311533013), RADITYA RAMADHAN (071311233045). “…Pak Adib memberikan feedback, menurut beliau karena adnya hokum maka terbentuklah HAM yang sudah dijamin oleh hokum. Kata kunci dalam pertemuan ini adalah pertama, fereedom. Freedom merupakan kebebasan, kebebeasan berpikir, berpendapat, berbicara dan lain-lain. Kebebesan dalam berbicara masih dalam satu konteks pembicaraan. Kalau kita terlalu bebas maka akan terjadi Anarchi, Anarchi menjadi kata kunci yang kedua. Anarchi merupakan sesuatu yang merusak diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya. Kata kunci ketiga adalah hokum positif, maksudnya saat ada undang-undang yang diundangkan maka dianggap semua masyarakat tahu tentang undang-undang tersebut. Kata kunci yang terkhir adalah agama. Theism adalah oaring yang mempercai adanya tuhan dan memiliki satu keyakinan, Atheisme adalah orang yang tidak mempunyai keyakina, dan Agnostisme adalah orang yang tidak taat beribadah.” “…Setelah beliau memberikan feedback, beliau memberikan Quote yang berbunyi “ Hidup adalah Pemberian dan Kehidupan adalah Perjuangan…” NILAI RESUME I, II, III, & IV KELOMPOK SMT GENAP(2013_2014)_PPKN_KELAS_7-A Sampai Rabu 16 April 2014 jam 10.00.pdf Continue Reading »


April 14th, 2014 at 9:41 pm
Posted by Mohammad Adib in Education of Pancasila and Civics, Jatidiri and Characters, Learning Pancasila

By: Kelompok III 071211231007 RINTHANIA KRISTI, 071311733080 DISYACITTA MASIHI SAMASTHA BHUWANA, 071311233008 SAE ELINDA, 071311733044 NIAR MITA SARI, 071311733021 NUR FITRIA, 071311733075 AJENG INDYFITRIA LIHAWA, 081311133001 HELMYA HILDA PUTRI FATIMA. “….Man must realize what his role in life is to know or find out first what the real meaning of rights, then consider the rights of others , and to perform its obligations in fulfilling the rights and the distribution of rights to others who are not directly restricted by law so as to achieve a justice together….” Continue Reading »