More than Just Nation and Character Building
May 21st, 2014 at 6:26 pm
Posted by Mohammad Adib in Etnografi Bangsa-Bangsa

Oleh: Kelompok 11: Jessica Claudia M. (071211233027), Awang Yusuf A.P. (071211233050), Latifatul Fatimah (071311733017), Diah Ayu Vivit Nurfa’idah (071211231010. Datang di pagi hari yang cerah dan penuh berkah. Para mahasiswa Airlangga yang cerdas dan excellent with morality. Kelas dimulai dengan senyum yang mengembang untuk pelajaran yang diisi dengan materi-materi yang bahkan akan membawa jiwa-jiwa seolah berkunjung ke belahan-belahan bumi yang mungkin belum pernah disinggahi. Pembelajaran mengenai etnografi bangsa Afrika Utara, ciri-ciri fisik penduduk, dan suku-suku yang ada dalam kawasan yang tengah dibahas. Dimana kelas dipimpin oleh Bapak Moh. Adib yang penuh semangat mengkontruksi keadaan kelas agar penuh semangat. Penulis dari kelompok 15 (Amerika Selatan) ingin membahas bagaimana Afrika Utara. Continue Reading »


April 23rd, 2014 at 12:28 pm
Posted by Mohammad Adib in Etnografi Bangsa-Bangsa

Oleh: Kelompok 2B: Nadya Eva Firdhani 071211233031, Azzahro Amalia 071311733071, Herdin Edo Giovanni 071311733050, Putri Sayuwiwid 071311733002.”…Setelah kelompok presentasi menyuguhkan presentasi yang sangat excellent dan menarik, mahasiswa dipersilahkan untuk bertanya dan membantu menjawab dari hasil diskusi yang dilaksanakan. Diskusi pun berjalan dengan dengan sangat antusias dan penuh dengan makna. Pak Adib menyebutkan bahwa kami merupakan mahasiswa yang excellent. Tentu saja demikian, mengingat Pak Adib sendiri merupakan dosen excellent yang kami jadikan contoh. Sebelum mengakhiri kuliah kali ini, Pak Adib bertanya pada kami “Apa yang kalian dapat selama belajar 7 minggu di Universitas Airlangga ini?”. Dengan kompaknya kami menjawab “Budaya Pusaka”. Kemudian Pak Adib berdiri dan memimpin kami untuk menyanyikan Hymne Airlangga. Sungguh suasana yang sangat meriah dan penuh dengan hikmat. Kuliah hari itu pun selesai, semoga apa yang kita dapat pada kali ini dapat bermanfaat dan semoga kita semua bisa melaksanakan UTS dengan baik dan lancar. Tetaplah menjadi mahasiswa-mahasiswi yang Cerdas dan Bermoral Mulia!!..” Continue Reading »


April 22nd, 2014 at 10:59 am
Posted by Mohammad Adib in Etnografi Bangsa-Bangsa

KELOMPOK AUSTRALIA-NEW ZELAND: ANGGRESTI FIRLIANITA 071211231006, FIQARRAHMADANI YUSTIAZARI 071211231017, IKA DEVI HARDIANTI  071211232011, AMANDA RIZKI YUANITA 071211233030, LUH PUTU SAVITARESTA P. ARNAYA 071211233038. Kamis (16/4) pagi, kelas Etnografi Bangsa-Bangsa berlangsung agak berbeda dari minggu-minggu sebelumnya. Meski masih sangat pagi, kelas tidak terasa lesu, justru semangat pagilah yang mewarnai suasana kelas Etnografi Bangsa-Bangsa pagi itu. Pukul 07.15 tepat, Pak Adib membuka kelas Etnografi Bangsa-Bangsa dengan salam Excellent yang menggungah semangat para mahasiswa peserta kuliah pagi itu. Pak Adib memberikan pengantar yang akan mengantarkan mahasiswa mempelajari materi yang akan dibahas pagi itu, yaitu mengenai Etnografi Oseania. Kemudian Pak Adib memperkenalkan kelompok-kelompok Excellent yang akan membawakan materi pagi itu. Bangsa-bangsa di dunia ini dikenal unik dan memiliki pesonanya tersendiri, begitu juga Oseania yang memiliki pesonanya sendiri di tengah ancaman pemanasan global yang sangat disayangkan akan berdampak pada tenggelamnya negara-negara yang ada di kawasan Oseania tersebut. Continue Reading »


April 22nd, 2014 at 9:33 am
Posted by Mohammad Adib in Etnografi Bangsa-Bangsa

MENARCHE DI KIRIBATI SAMUDERA PASIFIKOleh kelompok 8: Kirana Wira S (071211232007), Sylviera Pradita (071211233032), Alya Triska Sutrisno (071211233042), Shika Arimasen Michi (071311733051). Dalam pertemuan mata kuliah Etnografi Bangsa-Bangsa pada Kamis, 17 April 2014 membahas materi etnografi wilayah Oceania. Pagi itu seperti biasa suasana kelas 307 sepi lengang tetapi semua berubah ketika Pak Adib mulai beranjak memasuki ruangan. Dengan menggunakan kemeja berwarna merah dan celana bahan berwarna hitam, dengan langkah mantapa memasuki ruangan. Beliau kemudian menyiapkan segala perlaatan untuk mengajar dari mulai menulis tanggal hingga membahas tanggal UTS nanti. Ketika bel berbunyi pertanda sudah waktunya memulai mata kuliah. Pak Adib sendiri dengan penuh semangat memberikan jargon pagi-pagi yang mengingatkan kita akan esensi menjadi mahasiswa Universitas Airlangga. Beliau kembali mengingatkan mahasiswa di kelasnya akan selalu senantiasa berperilaku Excellent with Morality yang seperti kita ketahui merupakan semboyan Universitas Airlangga sendiri. Dengan semangat pagi serta wejangan yang berarti dari Pak Adib kelas kemudian di lanjutkan dengan berdoa menurut agama masing-masing yang setelah disadari semenjak kuliah tak banyak dosen yang melakukan ini. Memasuki sesi presentasi yang membahas Oceania. Ketika presentasi sudah dimulai ternyata terdapat mahasiswa yang terlambat. Pak Adib dengan tegas memberikan sanksi kepada mahasiswa tersebut dengan mempersilahkan duduk di kursi “istimewa”. Sekali diajar oleh Pak Adib menyadarkan kita untuk tetap disiplin dan menghargai waktu. Kembali ke presentasi, ternyata wilayah Oceania meski terdiri dari negara yang kecil-kecil tetapi memiliki beragam kebudayaan. Negara di Oceania sendiri merupakan negara persemakmuran. Meski demikian mereka tetap memiliki kebudayaan yang dijunjung tinggi menjadikan mereka berbeda dan memiliki identitas yang kuat. Mereka masih mempertahankan bahasa suku mereka meski bahasa resmi negara mereka merupakan bahasa negara persemakmurannya. Mereka juga meski telah memasuki era moderenisasi masih menjunjung nilai-nilai tradisional yang mereka miliki. Continue Reading »


April 22nd, 2014 at 9:05 am
Posted by Mohammad Adib in Etnografi Bangsa-Bangsa

Oleh: Najiyah Rizky (071211231008), Sistya Asri Prasetyo (071211232010), Luthfiana Chandra (071211231024), Dewi Fitria   ( 071311733063), Della Febri Ponsela (071211231032). Semangat pagi begitu terasa pada Kamis, 17 April 2014 kemarin, jelas bisa ditebak siapa lagi dosen yang mampu menghidupkan suasana seluruh kelas. Beliau adalah Bapak Drs. H. Mohammad Adib M.A. yang mengampu beberapa mata kuliah, salah satunya adalah  Etnogafi Bangsa-Bangsa. Sambil menyiapkan konsep materi yang akan dikaji, beberapa mahasiswa segera bergegas menuju ruang kelas A307 karena tidak sabar menanti materi mengenai Oseania. Antusiasme tinggi terpancar dari mahasiswa Hubungan Internasional dan Antropologi pada pembelajaran kali ini karena berbeda dengan suasana kelas sebelumnya yang dibimbing oleh Bapak Tri Joko, hari itu kelas Etnografi Bangsa-bangsa akan dibimbing oleh Bapak Adib. Materi mengenai gambaran negara-negara yang terdapat di Kepulauan Oseania dan suku-suku yang terdapat di sana juga dibahas secara menarik. Pada pertengahan presentasi kelompok, ditampilkan video dan gambar-gambar yang sangat memukau dan menentramkan hati. Gambar-gambar dan video tersebut menunjukkan keelokkan dan eksotisme kawasan Oseania sehingga kami bisa menyebut kawasan ini sebagai surganya dunia. Continue Reading »


April 19th, 2014 at 10:23 pm
Posted by Mohammad Adib in Etnografi Bangsa-Bangsa

By Group 5A: Ayu Rahmadhani 071211231030, Andraina Ary F 071211232002, Mahfudz I R 071211232013, Amellia Yuni R 071311733019, Feny Islamiati 071311733078. “…..At the end of the class, Mr. Adib appreciated the class discussion for being vigorous and dynamic. The students’ activeness made the discussion’s atmosphere become more lively and useful. Then, Mr. Adib also strongly emphasized on the students position as a part of Airlangga University. The students are supposed to uphold the principle of “Excellence with Morality” in education. He also asked the students “What do you get from Airlangga University?” The students vigorously answered “budaya pusaka” or “cultural heritage” according to what written in Hymne Airlangga “…..dari Engkau kudapat budaya pusaka…”. Unconsciously, how we appreciate our own cultures has been taught in Hymne Airlangga long time ago, since the first time we became a part of it. “…..budaya pusaka, Airlangga dikau permata, Indonesia Raya….” Then, Hymne Airlangga made an echo in the whole room A307, ending the class.” Continue Reading »


April 18th, 2014 at 9:21 pm
Posted by Mohammad Adib in Etnografi Bangsa-Bangsa

Oleh: Abdullah (071012014), Hamargo Panguwuh (071211233003), Muhammad Rizal Nugroho (071211233033), Valentinus Deeshandio Pamedar Jati (071311733055). “….Oceania, hal pertama yang terlintas di pikiran kami adalah tentang Kepulauan. Materi tentang Oceania akan dipresentasikan oleh dua kelompok yang akan menyajikan materi. Setelah melaksanakan presentasi, maka ada pemutaran video oleh kelompok yang maju. Setelah pemutaran video dilanjutkan dengan kegiatan diskusi. Pada resume kali ini, kita mengangkat tema tentang “OCEANIA SEBAGAI KUMPULAN PULAU-PULAU KECIL DENGAN SEJUTA PESONA”. Alasan kami mengangkat tema tersebut, karena kami terpukau dengan video yang disajikan oleh kelompok pertama maupun kelompok kedua. Video yang paling menarik adalah tentang Travelling ke Fiji...” Nilai Tugas Resume 1 KELOMPOK DISKUSI EBB GENAP 2013 2014 OK.pdf Continue Reading »


March 17th, 2013 at 8:42 pm
Posted by Mohammad Adib in Etnografi Bangsa-Bangsa, Philosophy

Eksotisme Suku Akha Thailand.pdfOleh: Reza Rindy Antika (071017021). Suku Akha adalah salah satu suku bangsa yanng ada di Thailand lebih tepatnya hidup di daerah pegunungan Chiang Mai dan Chiang Rai. Suku ini memang merupakan masyarakat adat suku bukit yang tersebar di desa-desa kecil, selain itu suku Akha juga dapat ditemukan di Burma, Laos, serta provinsi Yunnan di Cina, di daerah ini mereka menjadi etnis minoritas. Suku Akha diduga berasal dari Cina yang melakukan migrasi ke Asia Tenggara. Perang sipil yang terjadi di Burma serta Laos mengakibatkan meningkatnya jumlah imigran suku Akha di provinsi utara Thailand. Continue Reading »


March 17th, 2013 at 7:29 pm
Posted by Mohammad Adib in Etnografi Bangsa-Bangsa

Oleh: Dyan Safitri (071017039).“Penduduk asli Asia Tenggara terdiri dari berbagai macam suku yang jumlahnya sangat banyak. Di Kamboja terdapat suku Khmer (94%), Tionghoa (4%), suku Vietnam (1%), lainnya (kebanyakan suku Cham) (1%); Di Laos terdapat Suku Lao Daratan Rendah (56%), Lao Theung (34%), Lao Soung (10%); Di Myanmar terdapat Suku Burma (68%), Shan (9%), Karen (6%), Rakhine (4%), lainnya (termasuk suku Tionghoa dan Indo-Arya) (13%); Di Thailand terdapat suku Thai (75%), Tionghoa (14%), suku Melayu (4%), Khmer (3%), lainnya (4%); Di Vietnam terdapat suku Vietnam (88%), Tionghoa (4%), Thai (2%), lainnya (6%); Di Brunei terdapat Suku Melayu (69%), Tionghoa (18%), suku pribumi Brunei (6%), lainnya (7%); Di Filipina terdapat Suku Filipino (80%), Tionghoa (10%), Indo-Arya (5%), bangsa Eropa dan Amerika (2%), Arab (1%), lainnya (2%); Di Indonesia terdapat suku Jawa (41,7%), suku Sunda (15,4%), suku Melayu (3,4%), suku Madura (3,3%), suku Batak (3.0%), suku Minangkabau (2,7%), suku Betawi (2,5%), suku Bugis (2,5%), suku Banten (2,1%), suku Banjar (1,7%), suku Bali (1,5%), suku Sasak (1,3%), suku Makassar (1,0%), suku Cirebon (0,9%), suku Tionghoa (0,9%), suku Aceh (0,43%), suku Toraja (0,37%), sisanya ratusan suku kecil dari Rumpun Melanesia dan Melayu-Polinesia; Di Malaysia terdapat Suku Melayu dan Orang Asli (60%), Tionghoa (30%), Tamil (6,4%), lainnya (2%); Di Singapura terdapat Suku Tionghoa (76%), Melayu (15%), Indo-Arya (7%), lainnya (2%); Di Timor Leste terdapat suku Austronesia, suku Melayu, suku Portugis Eropa. Continue Reading »


March 14th, 2013 at 3:34 pm
Posted by Mohammad Adib in Etnografi Bangsa-Bangsa

Etnografi Alam Hasta Borobudur IX di Ruang Kuliah 306 FISIP Antropologi Unair : Etnografi Bangsa Bangsa. Oleh Guntur Bisowarno S. Si, Apt., Herbalis, Terapis Multidimensi dan Budayawan Yang tinggal di Desa Purwosari Pasuruan Kaki Gunung Arjuno Jawa Timur.“…..Ketika mahasiswa ketiga di beri pertanyaan cerdas oleh Pak Adib,” apakah etnografi itu sesungguhnya kebudayaan atau suku suku bangsa topik dan sesungguhnya yang dikaji?” Bbayangkan dengan sangat cerdas cemerlang, mahasiswa Andreas menjawab pilihannya pada  kebudayaan, dengan jabaran alasan yang dikaji adalah hakekatnya adalah 7 pilar kebudayaan lah yang sesungguhnya di kaji dan dianalisa dari ilmu Etnografi, wah dengan perwakilan 3 mahasiswa cerdas ini, materi kuliah cerdas dan hipotesa mahasiswa Unair cerdas cerdas kembali terbukti di ruang kuliah 306″. Continue Reading »