More than Just Nation and Character Building
March 19th, 2016 at 9:42 pm
Posted by Mohammad Adib in Inspirations

Selfie Adib Tune Hotel di Kuala Lumpur dan Yogyakarta 2015-2016Yang pertama Tune Hotel (TH) di Kualalumpur (TK) Malaysia, dan satunya lagi di Yogyakarta (TY). Terdapat perbedaan, dilihat dari aspek status kotanya: Kualalumpur merupakan ibu kota negara Malaysia, sedangkan Yogyakarta merupakan ibu kota Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Negara Indonesia. Perbedaan status dari kedua kota tersebut juga mempengaruhi fasilitas publik yang dapat diakses oleh para pengguna / pelanggannya.

TK berbintang tiga ini berlokasi di Jalan Tuanku Abdul Rahman, Down town, Kuala Lumpur, jarak dengan Menara Kualalumpur (1,1 km), Petronas Twin Tower—Menara Kembar (1,65 km), dengan Sentral 3,15 km. Begitu keluar dari loby hotel TK, dengan berjalan kaki ke arah kanan telah tersambung oleh trotoar layang yang menyambung ke Stasiun Kereta Api dengan jarak sekitar 400 meter dari TK. Tersedia juga City Bus yang membawa kita keliling kota dengan percuma (Gratis). Sama-sama menyediakan room only, bersebelahan dengan ruang loby hotel tersedia mini market dan café. Kebutuha makan dapat dilayani di lokasi ini dengan pembayaran tunai. Jumlah kamar hotel 275 kamar.

Adapun TY, hotel berbintang dua ini, berlokasi di Jalan Gedong Kunig Selatan nomor 118 Kotagede Yogyakarta. Jarak terdekat dengan fasilitas publik adalah dengan Kebun Binatang Gembiraloka (1.5 km), Kotagede (1.80 km), Karaton Pakualaman (3.18 km), Moseum Batik (3.28 km). Jarak dengan Bandara Adi Sutjipto, sekitar 4,36 km. Transportasi umum di TY dilalui Bus oleh Trans JOGJA yang shelternya berjarak sekitar 400 meter. Berbeda dengan di TK, di TY tersedia kolam renang. Tersedia pula restoran yang menyajikan menu lezat ala Tune Hotel Yogyakarta. Anda yang menyewa kamar saja (room only), cukup membayar Rp. 50 ribu untuk menikmati menu khasnya.

Standar layanan hotel Tune ini kamar yang didesain minimalis dengan space kombinasi warna hitam, abu-abu dan merah maron dengan warna dasar putih. Fasilitas standar free Wifi. Di ruang kamar tidak tersedia telephone. Di TY, telepon internal terdekat di sediakan di dekat escalator. Begitu juga air minuman bermerek berukuran gallon, di sediakan berdekatan dengan tempat telepon itu. Kamar 321 yang tempat saya menginap pada hari Kamis, 17 Maret 2016, bersebelahan dengan lift, telepon, dan air minum dalam galon itu.

TH (Yune Hotel) merupakan perusahaan perhotelan yang telah memberkan layanan pada medio Maret 2016 ini di 8 negara yaitu Malaysia (12), Indonesia (2), Thailand (1), Philippines (1), United Kinngdom (8), India (1), Australia (1), dan Jepang (1). Dua di Kuala Lumpur, yaitu di di KLIA2 Sepang dan Jalan Tuanku Abdul Rahman, Down town, Kuala Lumpur dari keseluruhan di Malaysia yang berjumlah 12 hotel. Adapun yang di Indonesia berlokasi di Bandung (Dago) dan Yogyakarta ini.

Yang sama dari TK dan TY, adalah harga nya yang relatif terjangkau. Tipe paling sederhana di jual dengan harga IDR di bawah Rp. 300 ribu, tersedia pilihan room only.  Warna dominan, hitam, abu-abu, merah marun dengan dasar warna putih. Ruang kamar minimalis, kamar mandi yang tertata rapi dan shower dengan air dingin panas yang menyembur dengan kuat.***


March 8th, 2016 at 8:00 pm
Posted by Mohammad Adib in Inspirations

Oleh: Inggrid Eka Ariyanti_071511733044_Antro15. “…Betapa beruntungnya saya mendapatkan seorang Dosen Wali yang tak hanya menandatangani KHS atau KRS saja namun setiap kali pertemuan beliau selalu memberikan wejangan-wejangan hidup yang sangat bermanfaat sekali untuk hidup saya dan dari pertemuan yang telah saya lakukan bersama teman saya  untuk kedua kalinya ini bersama Pak Adib, saya mendapatkan banyak pembelajaran. Karena perjuangan untuk meraih kesuksesan tidaklah semudah membalikkan kedua telapak tangan, maka kita harus memiliki target dalam hidup yang dapat membawa kita untuk mencapai kesuksesan dengan tepat waktu.” Continue Reading »


March 6th, 2016 at 7:35 am
Posted by Mohammad Adib in Inspirations

Saatnya kita mengubah diri sendiri yang lebih baik dan cerdasMenjadi orang baik itu mulia, tetapi tidak cukup hanya dengan mengandalkan kebaikannya saja. Tingkat kebaikan yang tinggi, selayaknya dilengkapi dengan kadar kecerdasan yang tinggi pula. Begitu juga, orang dengan kecerdasan yang tinggi, saat mengandalkan, hanya dengan kecerdasannya, ia menjadi durjana bahkan malapetaka bagi dirinya dan orang banyak. Kadar kecerdasan yang tinggi, lebih bijaksana, juga dilekatkan ke dalam dirinya, kualitas kebaikan yang tinggi pula. Saat yang tepat bagi kita untuk mengubah diri kita sendiri, sekarang juga (MA-06-03-16).


February 26th, 2016 at 8:08 am
Posted by Mohammad Adib in Inspirations

Moseum dan Pusat Kajian Etnografi Universitas Airlangga by Mohammad AdibEtnografi Kematian. Kematian adalah keniscaraan. Semua yang hidup pasti mati. Kematian yang merupakan kepastian ini akan dikuak dari berbagai disiplin ilmu, saat Peresmian Moseum dan Pusat Kajian Etnografi di Universitas Airlangga, terjadwal pada 9 Maret, dua pekan lagi. Beberapa hal telah disiapkan antara lain, peluncuran buku berjudul “Etnografi Kematian” yang diterbitkan oleh Airlangga University Press (AUP). Para pakar dari berbagai bidang ilmu telah menyatakan kesediaannya untuk mengkontribusikan ilmunya dalam artikel sepanjang 5-10 halaman ukuran 1.5 spasi. Saya berminat untuk menyumbangkan tulisan dengan judul “Beribu Cara untuk Mati dalam Perspektif Aktor,” yang bersumberkan data antara lain dari “1000 Ways to Die.” Di Moseum yang berlokasi di Kampus B Jalan Dharmawangsa Dalam Surabaya ini, anda juga dapat berwisata kematian yang dipandu oleh guide professional di bidangnya.


February 20th, 2016 at 4:29 pm
Posted by Mohammad Adib in Inspirations

Menembus Pintu Masa Depan-2Oleh: Iqke Putri Rahmasari, Nim : 071411733006, Jurusan: Antropologi.Perjumpaan yang sangat singkat,namun memilki pengalaman dan makna yang sangat berarti bagi kami. Suasana yang cukup ramai pada saat itu, Karena banyaknya mahasiswa antro yang mengunjungi ruang department universitas airlangga. Ruang yang biasanya sesepi perpustakaan entah mengapa menjelma menjadi tempat tongkrongan mahasiswa pada saat itu.Tidak salah lagi ini adalah minggu-minggu dimana para  mahasiswa mengalami masa kegundahan.Gundah dalam arti bahwa tidak gampang untuk keluar dengan predikat cumlade di kampus orange ini. Waktu demi waktu terus berjalan,permasalahan yang dihadapi setiap mahasiswa tentu sangat berbeda-beda,tak terkecuali dengan saya sendiri. Continue Reading »


February 14th, 2016 at 8:30 pm
Posted by Mohammad Adib in Inspirations

Saat Berhasil, tetaplah tersenyum dan rendah hati MA-14-02-2016Tingkatkan keahlian dan teguhkan kerendahhatian. Kesuksesan yang telah kita raih: ilmu, keluarga, rizki, anak-keturunan, pangkat, dan jabatan betapapun kecilnya, apalagi besar, ia merupakan rajutan sinergitas dari berbagai komponen yang tidak terpisahkan dari unsur-unsur yang terdapat di dalam maupun di luar diri kita. Meneguhkan sikap rendah hati: kapanpun, dimanapun, dan kepada siapapun, dengan tidak menyepelekan, meremehkan, melecehkan apalagi arogan adalah perilaku yang selayaknya menjadi karakter yang menyatu dalam diri kita bagi penciptaan: kebersyukuran, kenikmatan, kesempatan, kekuatan, kesadaran, kecerdasan, kecerahan, kemakmuran, kekayaan, keberuntungan, kesuksesan, kesehatan, kesejahteraan, kebahagiaan, dan kemuliaan yang lebih banyak lagi di masa sekarang dan yang akan datang MA-04-02-16.***


February 13th, 2016 at 6:57 pm
Posted by Mohammad Adib in Inspirations

Disuru Pak JokowiTafsir: Melek Huruf dan Politik. Meninggalkan tulisan “Disuru Pak Jokowi,” pada potongan tunggak kayu Jati yang telah dirobohkan oleh para actor Curyuti (Pencurian Kayu Jati) di petak 8a RPH Guwoterus BKPH Mulyoagung, KPH Parengan Kabupaten Tuban pada pekan lalu, hari Sabtu 6 Februari 2016 ini adalah sebagai penanda dari aktornya: pertama, orang yang sudah melek huruf—telah lulus Calis—belajar membaca dan menulis. Kita mengerti dari hasil tulisannya. Saat ditulisnya sebagai “disuru” memang itu yang diucapkan dalam kesehariannya. Umumnya, orang hanya menulis hal-hal yang disebutkan oleh lisan dan juga eksis dalam pikirannya. Kedua, saat menulis “Pak Jokowi” pada kata berikutnya, adalah sebagai penanda bahwa aktornya telah melek politik, kemudian ditulisnyalah nama orang nomor satu di negeri ini, lengkap dengan dinamika keperpolitikannya.
Curyuti di kawasan hutan red zore ini, masih juga sering terjadi, antara lain yang dilakukan oleh sekelompok aktor berjumlah 20-an orang lebih. Kayu Jati yang dirobohkan itu berdiameter tunggak 55 cm setelah dirobohkan kemudian dipotong-potongnya. Namun potongan kayu Jati tersebut berhasil diamankan oleh petugas dari Tim Turangga (Gabungan Asper), RPH Guwoterus, Polsek Montong, Kabupaten Tuban. Seluruh potongan kayu berhasil diamankan oleh petugas. Para aktornya kabur tanpa hasil sepotongpun. Tampak juga dalam gambar, Aiptu Dadang, anggota Sabhara Polres Tuban yang ditugaskan oleh kesatuannya (bergantian dg satu rekannya) untuk membantu PHT KPH Parengan bersiaga di red-zone kawasan “Sidomakmur” dalam waktu 10 tahun terakhir, sejak 2006. Beliau dikenal sangat gigih dan sangat cinta hutan. Tidur pun di pos PTM 04 dalam hutan dan tak enggan ikut memikul barangbukti kayu.Kesungguhan dan keikhlasaanya juga tampak dalam senyumnya.***


February 3rd, 2016 at 6:21 am
Posted by Mohammad Adib in Inspirations

The Excellent and Smart Souvenir by Moh. Adib 1 Januari 2016The excellent and smart souvenir. “Saya diagendakan untuk mengundang dan membedah buku ini di Ambon. Ini, penting, satu haluan / arah dengan visi di kampus saya.” Kata Pak Farid Muhammad, seusai menerima souvenir BUKU dari saya berjudul, “Bangunlah Jiwanya& Bangunlah Bangsanya: Penguatan Karakter Bangsa dalam Matakuliah Pendidikan Kewarganegaraan,” yang diterbitkan oleh SAGA: Surabaya, pada Desember 2015 ini. The gift (souvenir) yang excellent dan smart untuk masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia yang lebih cerdas dan bermoral mulia.


January 31st, 2016 at 10:39 am
Posted by Mohammad Adib in Inspirations

Smart Souvenir by Moh. Adib 29 Januari 2016Smart Souvenir. “Oleh-oleh”nya ya…. merupakan pernyataan yang hampir selalu dihadirkan saat kita bepergian. Beruntung lah, sejumlah teman dan kerabat yang menyatakan hal tersebut telah menerima dari saya “smart souvenir”, bertuliskan ICFP (INTERNASIONAL CONFERENCE ON FAMILY PLANNING) ke-4: NUSA DUA, INDONESIA 25-28 Januari 2016. Di dalam kotak kecil ini berisi Flash Disk 16gb. Souvenir berbentuk flasdisk seperti ini cocok (compatible) dengan pelaksanaan tugas-tugas keseharian baik pada pembelajaran dan perkantoran di era serba digital serba cerdas: hand phone cerdas (smart phone). Jaringan internet pun semakin memanja para penggunanya dengan teknologi Generasi ke-4 (4G). Pada akhir tahun 2015 dan awal tahun 2016 ini sejumlah operator nasional kita telah berkejaran untuk mempromosikan fitur yang berbasis pada data. Souvenir berupa flashdisk dengan demikian adalah merupakan pilihan cerdas.


January 27th, 2016 at 10:29 pm
Posted by Mohammad Adib in Inspirations

Persiapkan Kehamilan dan Kelahiran dengan Cerdas dan Bermoral MuliaSetiap kehamilan senantiasa diinginkan dan direncanakan. Setiap kelahiran dirayakan, tidak disembunyikan. Semoga lahir anak-anak bangsa yang SUPER Cerdas dan bermoral mulia, untuk Indonesia yang lebih baik, semakin sukses, bermanfaat dan berkah. Aamiin. ‪#‎ICFP‬ ‪#‎ICFPyouth‬ ‪#‎ICFPfaith‬ ‪#‎Act4FP‬ #‪#‎FPVoices‬