More than Just Nation and Character Building
November 14th, 2017 at 10:35 am
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Pengusul PKM Dep AN 2017-2Dosen pengampu: DR. H. Mohammad Adib, MA. Disusun oleh: Hurriyatun Nabillah (071711133039), Dyana Eka Wati (071711133007), Aqmar Inara Dyan Pratiwi (0717111330117). DEPARTEMEN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA 2017. “……Yang menarik perhatian kami adalah penampilan video oleh kelompok 10 dan juga yang ditampilkan Pak Adib sendiri yang keduanya menginspirasi kami untuk selalu menghargai negaranya sendiri. Dari video yang ditampilkan oleh kelompok 10 tadi, ada beberapa quotes (kata-kata bijak) yang menyadarkan kita untuk selalu bersatu, yaitu ada kata “terima aku dengan rasa” yang berarti kita tidak boleh membeda-bedakan masyarakat dari daerah satu dengan lainnya juga kita harus menjunjung tinggi rasa toleransi diantara sesama masyarakat / mahasiswa, kata-kata itu seperti mengingatkan kita semua untuk selalu ikhlas dalam segala perbuatan yang akan kita lakukan karena segala sesuatu harus dilakukan dengan rasa / hati. “kesadaran membela negara” yang berarti masyarakat (termasuk kita sebagai mahasiswa) untuk selalu menyadari bahwa kita adalah rakyat Indonesia yang harus selalu menjunjung tinggi rasa nasionalisme, rasa bangga telah menjadi bagian dari bangsa Indonesia ini. Tentunya kita semua juga harus sadar akan hak dan kewajiban yang melekat pada diri kita sebagai masyarakat Indonesia dan juga peran kita sebagai mahasiswa. “mayoritas + minoritas = solidaritas” kata ini juga sangat berarti, bahwa kita sebagai masyarakat yang baik tidak boleh mengasingkan golongan / kelompok minoritas yang mana kelompok minoritas tersebut akan merasa tidak dianggap dan lama kelamaan akan terjadi sebuah perpecahan. Sebagai kelompok maoritas pun tidak boleh sok berkuasa, bahwa mereka menganggap banyak pendukung atau banyak anggota maka seenaknya menindas kelompok minoritas. Dalam semua kata-kata itu, dapat ditarik makna bahwa kita harus menghargai satu sama lain, kita harus mengakui kelompok-kelompok minoritas jika sudah dilaksanakan maka akan timbul rasa satu, saling bahu membahu membela dan bersatu untuk kesejahteraan Negara Indonesia. Video yang ditampilkan oleh Pak Adib sendiri juuga menyadarkan kami bahwa kami belum ada apa-apanya, kami masih belum merealisasikan pengabdian kami kepada negeri ini karena video yang ditampilkan Pak Adib adalah video seorang anak kecil yang sangat PD, sangat mantap, dan sangat bersemangat untuk mengemukakan pendapatnya yang (semacam orasi yang sangat persuasif) untuk menyadarkan kita bagaimana mencintai negara kita sendiri ini, Indonesia. Anak tersebut sangat menghayati apa yang disampaikan, nadanya juga sudah sangat apik. Ada kata yang sangat menyentuh pada saat akhir video tersebut yang diucapkan anak kecil itu, yaitu kira-kira seperti ini “tampar aku, caci aku, maki aku tapi jangan pada IndonesiaKu IndonesiaMu” yang menyadarkan dan mengingatkan kita untuk selalu membela Negara Indonesia ini.” 1. Penyatuan Bangsa Melalui Penyadaran untuk Selalu Toleransi SARA (Suku Agama Ras dan Antargolongan) PKN Nop 2017   2.  GASAL(2017_2018) PKn UNAIR A.1.1. Ruang Ki Hajar Dewantoro Nilai Kelomok 20 Nop 2017. Continue Reading »


October 13th, 2017 at 11:15 am
Posted by Mohammad Adib in Anthropology of Disaster, Jatidiri and Characters

favehotel Medan Jumat 13 Oktober 2017 By Mohammad AdibOptimalkan Kewaspadaan, “ini Medan (Sumut) Bung.” “Di sini (Medan), bapak jangan mudah percaya sama orang. Saat diajak bicara sama orang lain, jangan mau. …… Nanti setelah turun di Simpang Pangkalan Susu (Pom Bensin), berhenti saja di situ. Jangan menyeberang. Tunggu PKBU “Murni” warna merah. Stop mereka saat melintas di situ. Segera naik  ke dalam angkutan itu setelah mengecek kebenaran tujuan Terminal Pangkalan Susu. Jangan mau ditawari oleh kendaraan lain. Takutnya, bapak akan dibegal.” Kata Rider yang juga security Favehotel di Jalan S. Parman Medan seusai saya check out dari penginapan ini setelah saya tinggal dua malam. Orang kelahiran Medan ini menyampaikan secara khusus kepada saya setelah memperoleh kepastian memperoleh ticket Bus Kurnia jurusan Medan-Banda Aceh, yang akan diberangkatkan pada jam 09.00. Saat menyampaikan pesan itu ia mengajak saya menepi ke areal parker dekat mobil yang besebelahan dengan ruang tunggu PO Bus Karunia. Continue Reading »


September 17th, 2017 at 4:55 pm
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Dosen Pengajar : Dr. H. Moh. Adib, Drs., MA. Kelompok 11 : PKN BWI-A Dimas Nur Khoiron Septian   (141711535002), Dea Risti Hariyani   (141711535005), Fiko Ainun Nur Aisyiyah (101711535019), Selviani Setyaning D.   (101711535011), Meirna Mega Rizki  (101711535016). PSDKU Universitas Airlangga di Banyuwangi Jalan Wijaya Kusuma No. 113 Kecamatan Giri Banyuwangi 68423. “…..Kita sebagai mahasiswa, sebagai generasi penerus bangsa dan sebagai agent of change sudah berkewajiaban menjaga dan mempertahankan identitas nasional dari ancaman – ancaman yang membahayakan identitas nasional. Untuk menghadapi hal itu perlu adanya strategi  untuk mempertahankan identitas nasional  yang merupakan jati diri bangsa, diantaranya dengan mengembangkan nasionalisme, pendidikan, budaya, dan bela negara. Dengan cara  mengembangkan jiwa nasionalisme, pendidikan dan kebudayaan. Suatu tujuan akan mudah diraih apabila dikerjakan dan dilaksanakan dengan sungguh – sungguh. Jangan pernah berkata sulit karena itu akan membuat maindset dan perilaku kita menjadi terhambat..” Continue Reading »


September 5th, 2017 at 9:02 am
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Presenter dan Penyimpul materi IDNAS Senin 4 September 2017 di Ruang Ki Hajar Dewantoro Gedung Kuliah Bersama MKWU Kampus B UnairOleh: Retno Alfiyani (071711133021), Amelia Rahmah Safira (071711133025), Heni Hebriyeni (071711133035), Prodi: S1 Ilmu Administrasi Negara, Matkul:  Pendidikan Kewarganegaraan. Dosen:  Dr. H. Moh. Adib, Drs., MA. The Pledge of Allegiance “I pledge allegiance to the flag of the United States of America, and to the republic for which it stands, one nation under God, indivisible, with liberty and justice for all.”  Janji Kesetiaan, “Saya berjanji setia kepada bendera Amerika Serikat, dan kepada republik yang berdiri satu bangsa dibawah ketuhanan, tidak terbagi, kebebasan dan keadilan bagi semua masyarakat.”  “…… Pak Adib tadi juga menunjuk Sisilia untuk maju ke depan untuk memberikan kesimpulan karna dia pernah ke luar negeri untuk belajar. Sisilia sedikit bercerita tentang murid di Amerika yang setiap pagi sebelum memulai kegiatan pembelajaran akan mengucapkan kata kata yang dapat menumbuhkan rasa nasionalisme rakyat Amerika. Seharusnya kita mencontoh America dalam hal ini untuk menumbuhkan rasa nasionalisme bengsa Indonesia yang mulai pudar.  Pak Adib juga menunjukkan foto beliau dengan keluarganya, kemudian menceritakan bahwa beliau sekeluarga pernah berwisata ke titik 0 km Indonesia di Aceh. Satu hal yang dapat kita ambil dari pertemuan kali ini yaitu tentang Nasionalisme. Kita sebagai generasi muda harus meningkatkan rasa cinta terhadap tanah air kita agar tidak terbawa arus globalisasi.” Memupuk Nasionalisme Bangsa di Kelas Ki Hajar Deantoro Gedung Kuliah Bersama Kampus B UNAIR 4 Septermber 2017 Continue Reading »


August 31st, 2017 at 7:00 am
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Indonesia, “harus lebih baik”Disusun oleh : I’anatul Ulya Dewi 101711535013. “…..masalah kontekstual kebangsaan seperti yang hangat-hangatnya dibicarakan pada akhir-akhir ini yaitu bendera merah putih yang ada dibuku panduan pada acara sea games yang di selenggarakan 2017 yang di selenggarakan di negara Malaysia, menimbulkan kericuhan bahkan ketegangan pada negara Indonesia, warga negara Indonesia tidak terima akan hal itu dan hal ini di ungkap oleh Mentri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi pada akun twitternya, beliau mengungkapkan kekecewaan yang ditujukan kepada panitia penyelenggara Sea Games kenapa kok bisa terbalik benderanya, apakah disengaja atau memang ada kesalahan tersendiri? memang acara tersebut berjalan dengan lancar, tetapi ternodai oleh kesalahan yang fatal yang sangat menyakitkan yang dirasa oleh warga negara Indonesia, meskipun panitia penyelenggara Sea Games 2017 telah meminta maaf, seharusnya kita tidak diam saja menerima permintaan maaf tersebut dengan mudahnya, kita seharusnya masih tidak terima dengan perlakuan tersebut dan seharusnya kita lebih mengkritik atau memberi pelajaran atau evaluasi yang pantas diterima oleh panitia penyelenggara tersebut. Buakn berarti sesudah adanya permintaan maaf kita diam saja menerima permintaan maaf tersebut,seharusnya kita harus lebih kritis akan hal tersebut.” 1. Narasi Perdana GAsal 2017 PDD BWI Pendidikan Kewarganegaraan 31 Agustus 2017  2. GASAL(2017_2018) PKn PDD BWI Kelas A Nilai Tugas Individual, Resume, Narasi 31 Agustus 2017  3. Daftar nama kelompok Kewarganegaraan BWI A Gasal 2017-2018 Continue Reading »


August 31st, 2017 at 6:32 am
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Ingin Presentasi PDD BWI hari Rabu 30 Agustus 2017Para mahasiswa Semester gasal 2017 di Universitas Airlangga PSDKU (Program Sutidi di Luar Kampus Universitas) bertempat di SD MODEL Kabupaten Banyuwangi ini berebut untuk memperoleh kesempatan mempresentasi pertama kali (topik pertama) pada pertemuan kuliah yang akan datang. Gambar diambil pada kuliah perdana yang membahas outline dan kontrak pembelajaran pada Rabu 30 Agustus 2017 yang juga 8 Dzulhijjah 1438 H.
#EtnografrafiWisataIlmuPengetahuan (81).


July 5th, 2017 at 5:10 am
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Scopus …..Ayo ….. Rekkkkk…Scopus …..Ayo ….. Rekkkkk….. Di Google Scholar telah mencapai angka: Artikel 44, Citasi 55, dan H-Indeks 3 serta i10-Index 1 dalam SINTA (Science and Technology Index) http://sinta1.ristekdikti.go.id/author/?mod=profile&p=stat.


June 14th, 2017 at 5:50 am
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Kuliah akhir di FEB Dep Akuntansi UNAIR PDD BanyuwangiOleh: Ridha Anelia Ayu Winanti (041611535003), Esti Adianti (041611535012), Rizki Dwi Akbar (041611535036), Asmahan (041611535040). Prodi: S1. Akuntansi (PSDKU Banyuwangi), Matkul: Kewarganegaran (KWN), Tugas: Resume dengan topik Pendidikan Anti Kosupsi. “Dengan kompetensi yang mereka miliki tersebut mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan, mampu menyuarakan kepentingan rakyat, mampu mengkritisi kebijakan – kebijakan yang koruptif, dan mampu menjadi watch dog lembaga – lembaga negara penegak hukum.” #unairgoesto500wcu

Resume kewarganegaraan pendidikan anti korupsi Continue Reading »


April 6th, 2017 at 2:32 pm
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Surat Keterangan LahirHari pertama kembali ke Kota Surabaya, dapat menuntaskan persyaratan administrasi AKTA KELAHIRAN cucu perempuan pertama, setelah sepekan sebelumnya menemaninya dalam proses kelahiran dan aqiiqoh di Kota Medan Sumut. Saya telah hadir di empat instansi “pereintah”: (1) di kantor kelurahan untuk cek kelengkapan berkas, (2) di rumah Pak (Ketua) RT, memperoleh surat pengantar PLUS tandatangan dan stempel; (3) seperti itu untuk memperoleh tandatangan dan stempel dan di rumah Pak RW; (4) ke Kantor KUA untuk memperoleh tandatangan dan stempel dalam legalisir enam lembar foto kopi Akta Nikah. Pada kesempatan itu, Pak Lurah bilang, “selayaknya memang begitu. Segera menyelesaikan pengurusan AKTA KELAHIRAN. Kalau melampaui batas waktu sebulan dikenakan uang DENDA. Mengunggah file nya juga online pada laman berikut: ssw.surabaya.go.id/anjungan. Validasinya cukup dilakukan di Kantor Kelurahan.


April 6th, 2017 at 1:32 pm
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

Jahe IyeesPotensial memperoleh laba berlipat. Di pasar Soponyono Rungkut Surabaya, per kilo JAHE MERAH dipatok harga Rp. 32 ribu. Sedangkan di tingkat petani saat harga tinggi seperti sekarang ini per kilogram Rp. 6 ribu (Jawa Pos, 4 April 2017). Semoga tanaman JAHE yang terlihat semakin subur ini, dapat mencapai maksud: panen yang berkah dan melimpah ruah serta kathah.