More than Just Nation and Character Building
December 23rd, 2012 at 5:50 pm
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters, Learning Pancasila, Plagiarisme

Pendidikan Anak Usia Dini PicturesOleh: Nadhila Wiriani (071211531003) Departemen Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Airlangga Semester Gasal 2012-2013. PENTINGNYA PENDIDIKAN ANTI KORUPSI SEJAK DINI by NADHILA WIRIANI.pdf

Korupsi dilihat dalam konteks pendidikan adalah tindakan untuk mengendalikan atau mengurangi korupsi, merupakan keseluruhan upaya untuk mendorong generasi-generasi mendatang mengembangkan sikap menolak secara tegas setiap bentuk tindak korupsi (Buchori, Muchtar, 2007). Korupsi seakan-akan sudah membudaya di negeri ini, karena sejak sebelum penjajahan Belanda (masa kerajaan di nusantara) korupsi sudah ada. Anderson (1972) mengatakan bahwa sebelum  jaman penjajahan (jaman kerajaan di nusantara), jaman kemerdekaan 1945 hingga kini masih ada korupsi, walaupun sudah ada upaya-upaya melalui sistem nilai baru  untuk memberantas korupsi. Sejalan pendapatnya King (2000) menambahkan bahwa korupsi malah merajalela saat penjajah Belanda sampai Indonesia mendeklarasikan kemerdekaan 1945. Herbert Peith (1962) menuturkan bahwa lepas dari belenggu penjajah, masih terdapat korupsi, namun sementara waktu  korupsi menurun. Para pengamat menganalisis, bahwa hal itu disebabkan oleh masih tingginya idealisme yang dimiliki oleh kalangan birokrat, pejuang dan penggerak revolusi masih bersih, idealisme dan nasionalisme yang lagi dalam puncaknya (Buchori, 2007). Sehingga orang masih enggan atau malu akan melakukan korupsi.

Continue Reading »


December 14th, 2012 at 6:31 pm
Posted by Mohammad Adib in Plagiarisme

No Cut & Paste ImageOleh : Novia Larasati (071211531062) Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga
Membasmi Plagiarisme dengang Excellence With Morality by Novia Larasari.pdf

Plagiarisme atau sering disebut plagiat adalah penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri.

Selain masalah plagiarisme biasa, swaplagiarisme juga sering terjadi di dunia akademis. Swaplagiarisme adalah penggunaan kembali sebagian atau seluruh karya penulis itu sendiri tanpa memberikan sumber aslinya.

Felicia utorodewo dkk, menggolongkan hal-hal berikut sebagai tindakan plagiarisme : (i) Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan sendiri; (ii) Meringkas dam memparafrasekan (mengutip tak langsung) tanpa menyebutkan sumbernya; dan (iii) Mengambil gagasan orang lain tanpa memberikan anotasi yang cukup tentang sumbernya.

Continue Reading »