More than Just Nation and Character Building
May 20th, 2014 at 8:21 pm
Posted by Mohammad Adib in Education of Pancasila and Civics

Oleh: Kelompok 9, Ketua: TEDI BAGUS PRASETYO MULYO (071311233013), Sekretaris: ISNEANE CHASUNA (081311533018), Bendahara: AMELLIA YUNI RAHENNA (071311733019), ROSSY EKA RAHMAWATI  (081311533013), RADITYA RAMADHAN (071311233045). “….Maka dari itu, kami teringat akan salah satu jargon yang sealau dikumandangkan oleh Bapak Adib yaitu “INDONESIA HARUS LEBIH BAIK…..” Ini adalah sekian kalinya kami berada di kelas PKn, salah satu mata kuliah wajib yang diampu Bapak Adib, yang selalu menonjolkan sisi “Excellent With Morality”nya. Pada hari senin ini adalah kedua kalinya Bapak Adib tidak bisa mengahdiri perkuliahan karena ada tugas yang mengahrapkan beliau hadir di acara tersebut. Walapun beliau tidak hadir kami tetap semnagat mengikuti perkuliahan hari ini. Dengan tidak Hadirnya beliau maka beliau diganti dengan dosen pengganti yaitu Bapak Roger Nugroho.  NILAI RESUME I, II, III, IV, V, VI, & VII KELOMPOK SMT GENAP(2013_2014)_PPKN_KELAS_7-A Sampai Rabu 21 Mei 2014 jam 10.00.pdf

Seperti biasa kuliah dimulai dengan presentasi kelompok penyaji, diskusi, feedback, lalu penyimpulan dari apa yang dibicarakan pagi itu. Kelompok penyaji memulai dengan pendiskusian mengenai “Geostrategi dan Impelentasi di Indonesia”. Mungkin ringkasnya seperti ini:

Geostrategi seacara umum diartikan sebagi metode atau aturan-aturan untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan melalui proses pembangunan yang memberikan arahan tentang bagaimana membuat strategi pembangunan dan keputusan yang terukur dan terimajinasi guna mewujudkan masa depan yang lebih baik.

Sedangakan, geostrategi bagi Indonesia diartikan sebagai metode untuk mewujudkan cita-cita proklamasi, sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945, melalui proses pembangunan nasional. Karena tujuan itulah maka hal ini sebagai pegangan atau bahkan doktrin pembangunan dan hal lazim disebut juga katahanan nasional.

            Setelah presentasi usai mempresentasikan dan membuka sesi pertanyaan ada anak dari salah satu anggota kelompok kami yang bertanya “Apakah agrikultur dan pertanian bisa menyokong ketahan nasional?”. Penyanji menjawab dengan penuh semangat “agrikultur dan pertanian adalah sumber daya alam yang optimal dalam ketahanan nasional dan merupakan salah satu unsure dalam ketahanan nasional. Agrikultur dan pertanian juga menjadi pondasi utama untuk kebutuhan pangan kita, dimana kebutuhan pangan kita sangat berpotensi untuk ketahanan nasional.

            Kemudian Bapak Roger memberikan feedback pada kami yaitu pada awalya geostrategi diartikan sebagai geopolitik untuk kepentingan militer atau perang pada saat awal abad ke-20 negara-negara tersebut begitu agresif sehingga mereka mempunyai srategi awal untuk mempertahankan negaranya. Indonesia pada jaman dulu apabila Indonesia tidak diganggu maka Indonesia tidak akan  membalas ataupun cari tahu tentang Negara-negara lain. Indonesia mempunyai ketahanan darat, laut maupun udara. Mungkin angaktan laut dan udaranya yang lebih dioptimalkan lagi karena daerah tersebut rawan untuk diklaim oleh Negara lain.

            Dan mungkin dalam ruangan kecil ini akan tersadar bahwa ketahana nasional itu bukan tanggung jawab pemerintah saja, kita sendiripun ikut bertanggumg jawab untuk menjaga ketahan nasional kita.

            Maka dari itu, kami teringat akan salah satu jargon yang sealau dikumandangkan oleh Bapak Adib yaitu “INDONESIA HARUS LEBIH BAIK”.


No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment