More than Just Nation and Character Building
September 4th, 2014 at 10:41 pm
Posted by Mohammad Adib in Ethnography of Madura

Oleh: Prilly Paradnya Dewi (071311733087), Departemen Antropologi Fakutas ilmu sosial dan ilmu politik Universitas Airlangga. “….Ternyata dibalik image orang madura yang dikenal selama orang Madura itu sangat menjaga tradisi mereka, maka dari itu pada awal mata Kuliah Etnografi Madura ini dosen Exellent kami bapak Drs.H.Mohammad Adib, MA menjelaskan bahwa banyak sekali yang menarik dari Madura maupun kebudayaannya. Salah satunya adalah menikahkan anak-anak dari suku Madura dibawah umur. Mungkin untuk sebagian orang berpendapat bahwa yang dilakukan itu adalah melanggar hak asasi anak-anak dan merebut kebebasan serta merenggut pendidikan mereka. Padahal perkawinan dibawah umur bertujuan agar sang anak tidak terjerumus pada perbuat maksiat atau zina sehingga sang anak dapat terlindungi. Dari orang Madura juga kita dapat mempelajari tentang bagaimana kita dapat bangga terhadap suku kita masing-masing. Orang Madura sangat bangga akan kebudayaan, adat istiadat serta tradisi mereka itu terbukti nyata hingga sekarang kebudayaan mereka tetap lestari dan abadi. Jadi jangan melihat atau menghakimi suatu suku bangsa bedasarkan dari mana mereka tinggal atau dari suku bangsa apa, karena dibalik itu semua tersimpat kehangatan serta kebudayaan yang patut dibanggakan dan merupakan suatu ciri khas dari mereka…”

Hari ini 3 September 2014 merupakan hari ke 3 bulan september adalah pertemuan pertama pada mata kuliah Etnografi Madura. Diawali  dengan semngat Mahasiswa Antropologi yang cerdas dan bermoral mulia, kuliah pagi ini terasa menyenangkan. Mata kuliah ini sangat menarik perhatian saya, karena dari judulnya yaitu Etnografi Madura. Sebagai Antropolog harus bisa menguasai Etnografi baik itu Etnografi Bangsa-Bangsa, Etnografi Bangsa Timur maupun Etnografi Budaya. Alasan saya memilih mata kuliah ini adalah kebanyakan orang menilai atau menjudge orang madura itu keras, identik dengan dengan budaya caroknya, logat yang khas dan budaya-budaya lainnya hal ini yang membuat saya tertarik dengan mata Kuliah Etnografi Madura. Saya juga ingin mengetahui bagaimana kebudayaan Madura, karakteristik orang Madura serta adat istiadat yang dilakukan orang Madura sehingga ketika saya suatu saat meneliti di Pulau Madura sudah lebih dahulu mengenal karakteristik serta lingkungan Madura dengan baik, mampu beradaptasi dengan baik sehingga data serta hasil penelitian yang saya peroleh memuaskan dan dapat bermanfaat.

            Ternyata dibalik image orang madura yang dikenal selama orang Madura itu sangat menjaga tradisi mereka, maka dari itu pada awal mata Kuliah Etnografi Madura ini dosen Exellent kami bapak Drs.H.Mohammad Adib , MA menjelaskan bahwa banyak sekali yang menarik dari Madura maupun kebudayaannya. Salah satunya adalah menikahkan anak-anak dari suku Madura dibawah umur. Mungkin untuk sebagian orang berpendapat bahwa yang dilakukan itu adalah melanggar hak asasi anak-anak dan merebut kebebasan serta merenggut pendidikan mereka. Padahal perkawinan dibawah umur bertujuan agar sang anak tidak terjerumus pada perbuat maksiat atau zina sehingga sang anak dapat terlindungi. Dari orang Madura juga kita dapat mempelajari tentang bagaimana kita dapat bangga terhadap suku kita masing-masing. Orang Madura sangat bangga akan kebudayaan, adat istiadat serta tradisi mereka itu terbukti nyata hingga sekarang kebudayaan mereka tetap lestari dan abadi. Jadi jangan melihat atau menghakimi suatu suku bangsa bedasarkan dari mana mereka tinggal atau dari suku bangsa apa, karena dibalik itu semua tersimpat kehangatan serta kebudayaan yang patut dibanggakan dan merupakan suatu ciri khas dari mereka.***


No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment