More than Just Nation and Character Building
September 21st, 2014 at 8:46 am
Posted by Mohammad Adib in Ethnography of Madura

http://grosirlengkap.net/images/detailed/0/tongkat_madura_copy.jpgOleh: Kelompok 8 Mohammad Syamsudin Alfattah (071311733011), Rizki Medi Astutik    (071311733022). Departemen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Airlangga Tahun 2014. “……Pada pertemuan ke tiga mata perkuliahan Etnografi Madura yang berlangsung pada tanggal 17 September 2014 merupakan pertemuan yang menarik dan mempunyai suatu nilai yang istemewa dari perkuliahan yang sebelumnya. Tentu saja menarik karena pada pertemuan tersebut para mahasiswa lebih memahami lagi masyarakat Madura. Adapun materi yang dibahas adalah tentang jatidiri masyarakat Madura. Memang pada setiap perkuliahan yang dibawakan oleh pak Adib selalu berlangsung dengan begitu terstruktur dan baik. Hal tersebut menjadikan ada banyak nilai positif yang akan didapat mahasiswa ketika mengikuti perkuliahan yang dibawakan oleh pak Adib….”  “…..Namun yang lebih ditekankan disini adalah masyarakat Madura juga memiliki sifat persatuan dan persaudaraan yang lebih kental dan kuat. Ketulusan dan kesetiaan masyaraka Madura juga patut kita ketahui. Bagaikan secercah cahaya yang terang dibalik bayang-bayang hitam yang sudah biasa melekat pada masyarakat Madura tentang sifat-sifat keras mereka, mereka mempunyai rasa persatuan yang kuat. Jadi dapat disimpulkan bahwasannya masyarakat Madura juga ada yang mempunyai sifat-sifat yang lembut, dan kita harus selalu menghargainya.” Nilai Resume I & II Kelompok MK GANJIL(2014_2015)_ETNOGRAFI_MADURA_KELAS_A Sampai Jumat, 19 Sept Jam 09.00.

Pada pertemuan ke tiga mata perkuliahan Etnografi Madura yang berlangsung pada tanggal 17 September 2014 merupakan pertemuan yang menarik dan mempunyai suatu nilai yang istemewa dari perkuliahan yang sebelumnya. Tentu saja menarik karena pada pertemuan tersebut para mahasiswa lebih memahami lagi masyarakat Madura. Adapun materi yang dibahas adalah tentang jatidiri masyarakat Madura. Memang pada setiap perkuliahan yang dibawakan oleh pak Adib selalu berlangsung dengan begitu terstruktur dan baik. Hal tersebut menjadikan ada banyak nilai positif yang akan didapat mahasiswa ketika mengikuti perkuliahan yang dibawakan oleh pak Adib. Termasuk pada perkuliahan Etnografi Madura, yang menjadikan mahasiswa lebih mengetahui dan mengerti jatidiri masyarakat Madura.

Masyarakat Madura yang digambarkan oleh kelompok yang mendapatkan tugas presentasi pada hari itu kebanyakan terkesan mempunyai watak yang keras, tangguh, pantang menyerah dan tegas. Tidak dapat ditutupi lagi memang kebanyakan orang Madura mempunyai sifat dan watak yang keras. Hal itu telah terbukti budaya carok yang masih sangat melekat pada masyarakat Madura. Namun apabila kita mengamati dengan seksama, tidak semua masyarakat Madura memiliki suatu watak dan jatidiri yang keras dan kejam. Pak Adib juga sudah menjelaskan bahwasannya untuk bisa melihat mana masyarakat Madura yang memiliki watak yang keras dan mana watak yang baik itu salah satunya adalah dengan memperhatikan cara berbicara dan logatnya. Keunikan dari orang Madura adalah mempunyai bermacam-macam cara pengungkapan bahasa yang berbeda. Bahkan dari empat kabupaten yang ada di pulau Madura memiliki suatu ciri khas masing-masing dalam pengucapan bahasa maupun intonasi bahasa yang digunakan. Tentu saja ini merupakan suatu hal yang menarik untuk dikaji. Keberagaman bahasa maupun intonasi nada bahasa tersebut tidak bisa dilepaskan dari sejarah Madura yang memiliki kerajaan-kerajaan. Namun, kesatuan persaudaraan masyarakat Madura tidak perlu diragukan lagi. Kesetiaan dan kekuatan untuk selalu bekerja keras menjadikan masyarakat Madura mempunyai nilai positif tersendiri yang tidak bisa diremehkan.

Masyarakat Madura yang tinggal di kawasan pulau Madura bagian Barat memiliki logat bahasa yang keras, akan tetapi semakin ke timur dari pulau Madura masayarakatnya lebih memiliki bahasa yang halus. Hal tersebut sekaligus menunjukkan bahwasannya masyarakat Madura bagian timur yakni dar kabupaten Sumenep lebih memiliki sifat dan watak yang halus, sedangkan jika lebih ke daerah barat mempunyai logat yang kasar dan tentu saja bisa dianggap memiliki watak dan kasar pula. Namun yang lebih ditekankan disini adalah masyarakat Madura juga memiliki sifat persatuan dan persaudaraan yang lebih kental dan kuat. Ketulusan dan kesetiaan masyaraka Madura juga patut kita ketahui. Bagaikan secercah cahaya yang terang dibalik bayang-bayang hitam yang sudah biasa melekat pada masyarakat Madura tentang sifat-sifat keras mereka, mereka mempunyai rasa persatuan yang kuat. Jadi dapat disimpulkan bahwasannya masyarakat Madura juga ada yang mempunyai sifat-sifat yang lembut, dan kita harus selalu menghargainya.

 

SURAT PERNYATAAN

Kami yang bertandatangan di bawah ini, bersama surat pernyataan ini kami menyatakan bahwa, tugas resume mata kuliah “Etnografi Madura” adalah benar-benar karya kami sendiri. Tidak ada suatu tindakan plagiat dalam tugas yang kami kerjakan. Atas perhatiannya kami sampaikan terimakasih.

 

Anggota kelompok 8

 

 

 

 

MOHAMMAD SYAMSUDIN ALFATTAH                                         RIZKI MEDI ASTUTIK

(071311733011)                                                                        (071311733022)


No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment