More than Just Nation and Character Building
June 5th, 2014 at 1:11 pm
Posted by Mohammad Adib in Etnografi Bangsa-Bangsa

Oleh: Kelompok V-a Moh. Doni Faisal / 071211231025, Ajeng Miftakhul Diba F. / 071211232006, Iqbal Anggriawan / 071211233028, Thalia Nadhila R. / 071311733064. Pada hari Rabu, 5 Juni 2014 bertempat di Universitas Airlangga ruang A307 tepat pukul 07.15, kami mengikuti mata kuliah yang diikuti oleh mahasiswa Universitas Airlangga prodi HI dan Antropologi yang excellent dan bermoral mulia, yaitu Etnografi Bangsa-bangsa yang diasuh oleh dosen kesayangan kami yang sangat excellent. Siapa lagi kalau bukan Bapak Drs. H. Mohammad Adib, MA. 

Pada kesempatan kali ini, kelompok yang beruntung untuk mempresentasikan makalah mereka adalah kelompok 10A dan 10B dengan tema Amerika Utara. Tentu kami semua sangat curious dan excited untuk mengetahui etnografi wilayah Amerika Utara.

Amerika Utara merupakan benua di belahan bumi utara. Di utara berbatasan dengan Lautan Arktik, di sebelah timur dengan Samudra Atlantik Utara, di sebelah selatan dengan Laut Karibia, dan di sebelah barat dengan Samudra Pasifik Utara. Benua ini meliputi wilayah sebesar 24.500.000 km² atau sekitar 4,8% dari permukaan bumi.

Amerika Utara, merupakan sebuah satuan regional dan terdiri dari negara-negara berikut: (i) Kanada, (ii) Amerika Serikat, dan (iii), Meksiko.

Kadangkala Amerika Utara, dianggap merupakan benua tersendiri, terpisah dari Amerika Selatan. Perbatasan antara Amerika Utara dan Amerika Selatan terletak di Panama.

Suku Cherokke, merupakan salah satu suku yang berada di Amerika Utara. Mereka ada yang berburu dan ada yang bermatapencaharian sebagai petani (bercocok tanam), memiliki sistem pertanian yang terorganisir dan sistem politiknya sendiri. Mereka memiliki huruf alphabet sebanyak 86, beragama islam. Di suku Cherokke, terdapat arsip berisi perjanjian antara suku Cherokke dan pemerintah Amerika Utara tentang segala macam kegiatan perdagangan dilakukan berdasarkan hukum Islam.

Eskimo merupakan istilah yang dipakai untuk orang yang tinggal di daerah kutub bumi, makanannya mentah karena makanan disana cepat beku, mereka memakan daging mentah, ada dua suku, menyebar di alaska, greenland, rusia, suku yg berasal dari keturunan suku indian, ada yang bilang keturunan benua asia, awalnya bermigrasi, ciri2 eskimo: kulit coklat muda, mata coklat, rambut hitam lurus, berwajah lebar, berbahasa inuk iput, dialek sama. memiliki seorang laki dan perempuan yg dijadikan panutan yang diyakini memiliki kekuatan berkomunikasi dengan roh. Dlm pemakaman, mereka percaya manusia dan hewan punya jiwa yang lain setelah kematian, dan tubuh manusia yang mati dibungkus kulit hewan dan diletakkan di tengah peralatan-peralatan, ada indikasi mayat masih utuh karena disana tidak ada bakteri yang membuat mayat menjadi busuk.

Gaya hidup eskimo, melakukan perburuan polar bear dan cari ikan di laut. punya teknik unik, tanam pedang tajam yang diolesi darah dan dilakukan malam hari, dan serigala tertarik pada pedang karna bau darah dan tanpa disadari serigala tersebut menjilati darah mereka sendiri. dan serigala itu mati karena terkena tibasan pedang tersebut.

Rumah suku eskimo disebut rumah igloo yang terbuat dari balok-balok es ada yang kecil dan ada yang besar dengan alasan untuk berlindung dari udara dingin dan hewan buas.

Kaum laki-laki eskimo dalam berburu menggunakan kayak (perahu kecil), sedangkan kaum perempuan menggunakan perahu yang lebih besar (uniak). Untuk perburuan di darat, mereka menggunakan kereta luncur yg ditarik anjing, memakai pakaian tebal untuk melindungi diri dari suhu dingin, terbuat dari buku caribou, serigala, polar bear, sepatunya dari kulit anjing laut yang diyakini agar kakinya tidak mudah lecet.

Isu yang ada di Amerika Utara yaitu isu etnis yang mengharuskan pemerintah mengakomodasi masyarakat agar terjalin hubungan yang saling menghormati dan menghargai. Kebijakan mengenai strukturalisme yang didasarkan pada konflik etnis dari Inggris dan Perancis sebagai dua etnis terbesar yang dijadikan sebuah pelajaran agar tidak terulang kembali, kebijakan yang diambil yaitu konsep mozaik budaya, yang diterapkan untuk mengenalkan bahwa negara kita itu negara multikulturalisme, agar saling menghormati satu sama lain, dan konsep ini berhasil diterapkan di Kanada.

Di kehidupan sehari-hari, suku eskimo hidup dengan saling berbagi dengan hewan. Dalam kekerabatan, mereka hidup berkelompok. Meskipun hidup dalam kelompok yang berbeda, tetapi mereka tidak saling membeda-bedakan antar kelompok.

Dalam sistem perkawinan, mereka cenderung poliandri tidak sedarah, dimana wanita suku eskimo memiliki banyak suami. Jadi, satu wanita memiliki banyak suami.


No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment