More than Just Nation and Character Building
June 10th, 2014 at 9:31 am
Posted by Mohammad Adib in Etnografi Bangsa-Bangsa

Oleh KELOMPOK 20, Henry Cipta Purnayudha 071211233015, Triawan Lukman Pambudi 071211233040, Rizki Medi Astutik 071311733022. Kamis, 4 juni 2014 pada pertemuan Etnografi Bangsa Bangsa kelompok kami kelompok 10 B yang dijadwalkan presentasi mengenai Etnografi Amerika Utara. Kelompok kami sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk presentasi pada hari itu. Namun, ada sedikit halangan karena tidak lengkapnya jumlah kelompok kami yang hadir pada hari itu, yang dapat hadir dan mempresentasikan hanya 2 orang dari anggota kelompok kami, namun halangan itu tak menjadi penghambat kami, malah memacu semangat kami untuk mempresentasikan materi dengan baik.

Presentasi pertama diawali dengan kelompok 10A. kelompok 10A membuka presentasi dengan sangat baik dan presentasi berjalan lancar. Kelompok 10A lebih memfokuskan presentasi mereka terhadap suku Eskimo yang ada di Amerika Utara, mereka menjelaskan tentang bagaimana cara mereka bertahan hidup, membangun rumah igloo yang terbuat dari balok es, pakaian, sampai kebiasaan suku Eskimo yang gemar meloncat-loncat.

Presentasi kedua dari kelompok 10B menjelaskan secara umum tentang keadaan alam, penduduk, sosial budaya, dan isu yang menarik. Benua Amerika Utara, Letak astronomisnya berada pada 59º LS-72º LU dan 36º BB - 163º BT. Berdasarkan luasnya benua di Amerika bagian Utara adalah yang terbesar ketiga setelah benua Asia dan Afrika. Amerika bagian Utara merupakan satuan regional yang terdiri dari negara – negara seperti Kanada, Amerika Serikat dan Meksiko.Batas – batas wilayah Amerika bagian Utara yaitu Di sebelah utara berbatasan dengan Lautan Artik, Di sebelah timur berbatasan dengan Samudra Atlantik Utara, Disebelah selatan berbatasan dengan laut Karibia, dan Di sebelah barat berbatasan dengan Samudra Pasifik Utara.

Penduduk asli amerika yaitu Suku Indian yang memiliki Ciri-ciri fisik yang mirip ras Mongoloid dengan ciri-ciri rambut hitam lurus, kulit coklat kemerah-merahan, mata hitam, tubuh tidak banyak berbulu, tulang pipi menonjol, dan wajah pada umumnya lebar. Rambut hitam ini mulai tumbuh saat Suku Indian telah beranjak dewasa, sedangkan pada masa anak-anak rambutnya cenderung berwarna coklat dan kemudian menjadi abu-abu sejalan dengan bertambahnya usia. Bentuk fisik hidung Suku Indian biasanya lurus dan terbentuk bagus, terkadang pada beberapa Suku bentuk hidungnya sangat bengkok. Lalu, tangan dan kaki Suku Indian relatif kecil. Untuk berat dan tinggi badan Suku Indian bervariasi seperti orang Eropa.

Fokus kelompok 10B ini lebih kepada suku Maya dan Suku Aztek. Di wilayah Meksiko modern, pada jaman dahulu berdiri kerajaan Indian yang cukup besar dan maju, yakni Maya dan Aztek. Pada awalnya, Suku Maya mendiami daerah Meksiko Selatan dan bagian-bagian Amerika Tengah lainnya. Kota paling awal berdirinya diperkirakan pada abad ke-3 di hutan Guatemala yang lebat dan yang terakhir diperkirakan dibangun pada abad ke-10 dan abad ke-11 pada sebuah dataran di Yukatan bagian Utara. Kota-kota ini merupakan peninggalan orang-orang Maya yang memiliki tingkat kebudayaan yang tinggi dengan catatan arsitektur paling beraneka ragam dan paling maju. Kebudayaan suku Maya ini berkembang dari 2000 SM - 909 M. Kehancuran masyarakat Maya sendiri masih menjadi teka-teki, tapi banyak kalangan berpendapat bahwa kehancurannya disebabkan oleh wabah dan perang saudara.

Bangsa Aztek merupakan suku yang pertama kali berjuang di daerah pinggiran wilayah tersebut. Pada sekitar tahun 1325 Masehi bangsa Aztekmendiami tempat yang sekarang menjadi kota Meksiko. Waktu itu tempat tersebut merupakan gususan danau paya dan pulau kecil dan telah dipilih untuk bangsa Aztec untuk membangun kota Tenochtitlan. Mereka memperluas kota tersebut dengan membuat rakit-rakit yang terbuat dari anyaman ranting dan rotan untukmenguruk tanah dan tanaman. Di daerah danau ini mereka mengembangkan pertanian yang bersifat primitif. Kota Tenocthitlan yang didirikan oleh bangsa Aztek kemudian berkembang menjadi pusat kegiatan ritual dan banyak dibangun tempat pemujaan berbentuk piramid.Pada akhirnya Aztek hancur seiring pendudukan Spanyol tahun 1519.

Karena Amerika Utara terkenal dengan suku Indian maka kelompok kami juga menyentuh sedikit materi mengenai kedua suku ini. Suku Indian tersebar di hampir seluruh penjuru Amerika. Salah satu aspek yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan Suku Indian adalah budaya menunggang kuda. Hewan ini sangat penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari Suku Indian. . Kuda menjadi hewan yang sangat dihargai oleh Suku Indian, sehingga mulai mengisi peran budaya secara lebih abstrak, yakni sebagai unit kekayaan yang pada akhirnya memunculkan stratifikasi sosial. Bagi sebagian besar orang Amerika Pribumi pada masa kini, kuda masih menjadi benda kebanggaan sebagai simbol tradisi dan mitra dalam berbagai pergelaran suku.

 

Budaya menunggang kuda di Indian sampai saat ini masih terus dilestarikan dengan suatu acara yang modern berupa festival. Festival rodeo berskala besar yang terbuka untuk umum. Festival tersebut dinamakan Pendleton Round-Up  yang berisikan berbagai kegiatan menarik, antara lain lomba tari perang dan beberapa nomor lomba estafet Indian. Selain itu, terdapat pertunjukkan setiap malam yang disebut pergelaran Happy Canyon. Pergelaran ini dimulai dengan pawai besar ditengah kota yang menghadirkan penunggang Indian dengan pakaian adat lengkap, lalu kemudian diikuti dengan upacara adat Indian untuk memulai setiap even dengan diikuti para gadis berpakaian meriah yang menjadi kontestan dalam pemilihan Miss Indian. Acara budaya penting lain yang sering diselenggarakan oleh Suku Indian pada masa kini adalah Crow Fair, yang diadakan pada pertengahan Agustus di Crow Agency, Montana. Program acara tersebut memuat antara lain lomba berlintasan satu kilometer, lomba lari cepat, tunggang banteng, tunggang kuda, ikat banteng beregu, ikat anak sapi. Tidak ketinggalan pula lomba estafet Indian, yakni lomba beregu untuk mengendalikan kuda liar. Berbagai acara tradisi tersebut sangat erat kaitannya dengan budaya menunggang kuda. Dengan demikian maka dapat dipahami bahwa kuda menjadi sangat penting bagi masyarakat Indian.***


No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment