More than Just Nation and Character Building
January 18th, 2016 at 3:18 pm
Posted by Mohammad Adib in Inspirations, Philosophy of Science

SBO Gafatar, Aliran Sesat,  17 Januari 2016Tidak dikenal aliran sesat dalam ilmu pengetahuan. Dalam perspektif ilmu Sosiologi-Antropologi, tidak dikenal ilmu dan atau aliran sesat. Dalam ilmu pengetahuan tidak diberlakukan kebenaran absolut. Ilmu pengetahuan itu relative (relativisme budaya). Tingkat kebenaran ilmu, bersandar kepada sejumlah asumsi, data dan bukti yang hal-hal tersebut dapat saja dipatahkan dengan bukti-bukti baru. Meskipun demikian, dalam ilmu sosial kita juga mengenal penyimpangan perilaku (deviant behavior) dari adat atau kebiasaan yang umumnya berlaku pada suatu kebudayaan masyarakat. Dalam konteks itu, kita mengenal apa yang sering disebut sebagai gerakan sempalan. Menyempal dari pokok atau cabang utama.
Aliran sesat adalah terminologi dari agama, dari Dhollin (oang yang sesat), dhollu wa adholu (sesat menyesatkan). Agama memberlakukan kebenaran mutlak melalui sejumlah kriteria yang ditetapkan misalnya rukun Islam, rukun Iman. Bila menyimpang dari ketentuan atau kriteria tersebut maka dinyatakan sebagai keyakinan atau aliran sesat. Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara), oleh pemerintah Indonesia (MUI: Majlis Ulama Indonesia) dinyatakan sebagai aliran sesat. Bukan hanya aliran tersebut tidak memenuhi kreteria yang telah ditetap itu, namun juga pendirinya Ahmad Musaddeq juga menyatakan diri sebagai Nabi.


No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment