More than Just Nation and Character Building
May 15th, 2014 at 7:51 am
Posted by Mohammad Adib in Education of Pancasila and Civics, Jatidiri and Characters, Learning Pancasila

Oleh Kelompok 7: Pada hari Senin, 11 Mei 2014 mata kuliah PPKN pada pertemuan ke-8 tidak seperti biasanya. Karena ketidakhadiran bapak Moh.Adib selaku dosen PPKN di kelas kami. Namun, tidak menurunkan minat tanya jawab dan berdiskusi tentang Geopolitik di Indonesia yang di presentasikan oleh kelompok 7.  Kemudian terdapat dosen pengganti yang menggantikan bapak Moh.Adib sementara yaitu bapak Rojil Nugroho Bayu Aji. Beliau menCeritakan sedikit riwayat dan perjalanan hidupnya.

Geopolitik adalah bidang studi yang diperkenalkan oleh Rudolf Kjellen pada tahun 1899. Sesuai dengan namanya geopolitik berasal dari dua kata, geografi dan politik. Pembangunan geopolitik Indonesia bertujuan untuk memperkuat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yaitu dimensi ruang dalam perkembangan geopolitik, dimensi frontier dalam perkembangan geopolitik, dimensi politik kekuatan (power) dalam perkembangan geopolitik, dan dimensi keamanan negara-negara dan bangsa dalam perkembangan geopolitik. Dengan cara itu, Indonesia  betul-betul bisa membangun perdamaian yang kokoh dan berkelanjutan di kawasan ini. Oleh karena itu perlu dibangun confidence building measures. Tindakan yang perlu dilakukan antara lain dengan meningkatkan postur pertahanan. Lalu membangun postur yang disebut dengan minimum essential force yang transparan dan juga menjaga terus melakukan confidence bulinding measures. Ini juga salah satu cara untuk mencegah ketidakpercayaan (mistrust). Tak lupa juga mengedepankan pentingnya diplomasi yang semakin konstruktif. Indonesia sendiri terus mengembangkan kemitraan yang komprehensif dengan negara-negara sahabat yang dalam 8 tahun terakhir mencapai lebih dari 10 negara. Tindakan ini bertujuan untuk menuju dan membangun sebuah kerja sama geopolitik yang baru (a new geopolitic of cooperation)

Unsur-unsur geopolotik dibagi menjadi dua yaitu Unsur Pembangun Geopolitik dan unsure utama geopolitik. Pada unsure pembangunan geopolitik terdapat beberapa subyek yaitu keadaan geografis, politik dan strategi, hubungan timbale balik antara geografi dan politik serta unsure kebijaksanaan. Pada unsure utama geopolitik terdapat konsep ruang, konsep frontier, komsep politik dan konsep keamanan Negara.

Arti penting geopolitik bagi Indonesia adalah sebagai alat untuk dapat mempertahankan negara dan berperan penting dalam pembinaan kerjasama dan penyelesaian konflik antarnegara yang mungkin muncul dalam proses pencapaian tujuan. Karena geopolitik merupakan sistem politik atau peraturan-peraturan dalam wujud kebijaksanaan dan strategi nasional yang didorong oleh aspirasi nasional geografik.

Hukum Laut melalui Konfrensi PBB tentang Hukum Laut Internasional Tahun 1982, pokok pokok asas Negara kepulauan diakui dan dicantumkan dalam konvensi PBB tentang hukum laut, yaitu United Nation Convention on the Law of the Sea 1982 (UNCLOS). Indonesia meratifikasi UNCLOS 1982 melalui UU no.17 tahun 1985, tanggal 31 Desember 1985. Sedangkan Hukum Ruang Udara/Dirgantara yaitu ukum udara bersumber dari hukum internasional, Ps. 38 A(1) Statuta International Court of Justice.

Setelah kelompok 7 mempresentasikan, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab/berdiskusi. Pada pertanyaan pertama yaitu berdasarkan dengan unsure-unsur geopolitik dan geostrategic yang digunakan di Indonesia. Pertanyaan kedua yaitu hukum laut dan hukum hukum dirgantara apa yang digunakan dalam Negara Indonesia. Pada hukum laut di gunakan Indonesia meratifikasi UNCLOS 1982 melalui UU no.17 tahun 1985, tanggal 31 Desember 1985. Sedangkan Hukum Ruang Udara/Dirgantara yaitu ukum udara bersumber dari hukum internasional, Ps. 38 A(1) Statuta International Court of Justice. Kemudian mengapa hukum laut dan hukum dirgantara diadakan dan efeknya apa? Jika tidak ada hokum laut ataupun hukum dirgantara yang diberlakukan maka Negara tersebut akan mudah di masuki oleh Negara lain untuk merusak atau menganbil beberapa kekayan milik Negara Indonesia. Kemudian pada pertanyaan terakhir apa berbedaan antara wawasan nusantara dengan geopolitik? Geopolitik terdapat pada RUU sedangkan jika wawasan nusantara berdasarkan pancasila dan UU 1945.


No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment