More than Just Nation and Character Building
February 10th, 2018 at 3:06 am
Posted by Mohammad Adib in Jatidiri and Characters

PPs-Genap 2017-2018 by Mohamma AdibOleh: Ahmad Shofiy Mubarok – 041711433073 - Ekonomi Islam.  “….Dosen yang mengajar adalah Dr.Muhammad Adib, DRs., MA. Saya baru pertama kali diajar oleh pak Adib. Ternyata beliau sangat profesional dalam segala bidang. Dalam mengajar beliau banyak memberikan jargon yang membuat semangat saya dan teman – teman dalam belajar di kelas semakin bertambah. Salah satu jargonnya adalah 3M , yaitu menyadarkan, mencerdaskan, dan mencerahkan. Di sini yang pertama adalah Menyadarkan. Kita sebagai mahasiswa harus menumbuhkan rasa kesadaran diri untuk cinta tanah air dan  bangga menjadi Warga Negara Indonesia.” “….Metode perkuliahan yang diterapkan oleh Pak Adib adalah SCL, Student Center of Learning. Yaitu pusat pembelajaran ada pada mahasiswa. Di mana para mahasiswa diberi kebebasan untuk mengemukakan pendapatnya. Metode ini menurut saya sangat efektif, karena saya dan teman – teman bisa mengeluarkan pendapat–pendapat pada saat diskusi.selain itu ada jargon lain, yaitu “TANGGUH TAK PERNAH MENGELUH”.yang berarti siap melakukan sesuatu yang berhubungah dengas pembelajaran dan tidak pernah menyerah seperti tugas kuliah. Saya harus mengerjakan tugas saya dengan ikhlas tanpa harus mengeluh. Pada penghujung saya menyadari betapa pentingnya Pendidikan Pancasila untuk dipelajari, tidak bisa dibayangkan jika tanpa belajar pendidikan pancasila bagaimana nasib bangsa dan negara di masa yang akan datang.” 1. GENAP(2017_2018)_PANCASILA_KELAS_A-2.1 Nilai Tugas Individual Resume - Narasi   2. Pelajaran Berharga di Kuliah Perdana Genap 2017-2018  3. GENAP(2017_2018)_PANCASILA_KELAS_A-2.1 Kelompok, Anggota, Topik,dan Sub Topik Kelompok

Senin, 5 Februari 2018, sekitar pukul 09.00 WIB , hari itu adalah hari pertama kuliah perdana saya, saya datang 30 menit sebelum jam masuk kuliah, sembari menunggu dosen datang saya masuk ke kelas terlebih dahulu, pertama kali masuk kelas saya kaget karena tidak ada teman laki laki saya yang satu jurusan dengan saya, tetapi akhirnya kekhawatiran saya hilang dengan adanya satu teman  laki laki saya yang satu jurusan datang , selain itu ada dua teman satu SMA dulu.  mata kuliah pada hari itu adalah  Pendidikan Pancasila Bertempat di gedung bersama Universitas Airlangga kampus B. Mata kuliah Pendidikan Pancasila adalah salah satu mata kuliah wajib di Universitas Airlangga sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 Pasal 35 Ayat 3 yang menyatakan bahwa kurikulum pendidikan tinggi wajib memuat mata kuliah Agama, Pancasila, Pendidikan Kewarganegaraan, dan Bahasa Indonesia.  Dosen yang mengajar adalah Dr.Muhammad Adib, DRs., MA. Saya baru pertama kali diajar oleh pak Adib. Ternyata beliau sangat profesional dalam segala bidang. Dalam mengajar beliau banyak memberikan jargon yang membuat semangat saya dan teman – teman dalam belajar di kelas semakin bertambah. Salah satu jargonnya adalah 3M , yaitu menyadarkan, mencerdaskan, dan mencerahkan. Di sini yang pertama adalah Menyadarkan. Kita sebagai mahasiswa harus menumbuhkan rasa kesadaran diri untuk cinta tanah air dan  bangga menjadi Warga Negara Indonesia.

Yang kedua adalah Mencerdaskan. Saya sebagai mahasiswa mempunya misi untuk menjadi Agent of Change di masyarakat yang mana untuk bangsa dan negara.. Sebelum mencerdaskan bangsa ini, pertama saya harus mencerdaskan diri saya sendiri. Belajar dengan sungguh - sungguh dan aktif pada organisasi serta pengabdian terhadap masyarakat. Tidak hanya sekedar cerdas, tapi harus cerdas yang bermoral , seperti prinsip Universitas Airlangga yaitu “EXCELLENT WITH MORALITY”.

Dan yang ketiga adalah Mencerahkan. Setelah kita berhasil mencerdaskan bangsa ini, selanjutnya kita Mencerahkan masa depan kita,cita cita kita yang kita bentuk dari awal. Dan tak lupa mencerahkan masa depan rakyat Indonesia,

Sebelum pelajaran dimulai , saya dan teman – teman menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta dan dilanjutkan dengan Hymne Airlangga. Dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menghayati setiap liriknya, maka tumbuh perasaan cinta tanah air dan tergugah untuk memajukan Negara ini.

Metode perkuliahan yang diterapkan oleh Pak Adib adalah SCL, Student Center of Learning. Yaitu pusat pembelajaran ada pada mahasiswa. Di mana para mahasiswa diberi kebebasan untuk mengemukakan pendapatnya. Metode ini menurut saya sangat efektif, karena saya dan teman – teman bisa mengeluarkan pendapat–pendapat pada saat diskusi.selain itu ada jargon lain, yaitu “TANGGUH TAK PERNAH MENGELUH”.yang berarti siap melakukan sesuatu yang berhubungah dengas pembelajaran dan tidak pernah menyerah seperti tugas kuliah. Saya harus mengerjakan tugas saya dengan ikhlas tanpa harus mengeluh. Pada penghujung saya menyadari betapa pentingnya Pendidikan Pancasila untuk dipelajari, tidak bisa dibayangkan jika tanpa belajar pendidikan pancasila bagaimana nasib bangsa dan negara di masa yang akan datang.


No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment