More than Just Nation and Character Building
September 11th, 2014 at 11:26 am
Posted by Mohammad Adib in Philosophy of Science

Pencerahan HatiOleh: 071411431031 USWAH DIA DARA, 071411433023 MUHAMMAD HILMAN ADYATASHA PRAWINDRIJO, 071411433016 QOMARRUZZAMAN AZAM ZAMI, 071411431013 RAHMANIA NUR BAYTI. “….Di akhir sesi, beliau memutarkan sebuah film pendek yang kami ketahui bahwa film tersebut merupakan cerita dari awal mulanya Allah SWT merubah kegelapan menjadi terang dan menciptakan manusia pertama yaitu Adam, serta istrinya yaitu Hawa. Meski kami sudah sering mendengar atau membaca cerita ini sejak kami kecil, tetapi tetap saja rasa takjub,kagum dan haru yang kami rasakan sebab kebesaran Allah ini tidak dapat kami tutupi. Kami semua tercengang selama film ini diputar dan tak sedikit diantara kami yang merinding melihatnya…” “…..Dan lagi-lagi, ini semua memberikan pencerahan yang begitu luar biasa yang dapat kami jadikan bahan pedoman guna menyadarkan diri kita sendiri maupun oranglain yang nantinya kesadaan itu dapat berguna untuk kami jadikan bahan  evaluasi guna menjadikan dan menumbuhkan kecerdasasan dalam diri seseorang yang belajar tentang filsafat ini…” Nilai Kelompok Narasi I GANJIL(2014_2015)_FILSAFAT ILMU SAMPAI KAMIS, 11 sEPT 2014 JAM 10.00 WIB

Hari ini adalah hari kedua mata kuliah filsafat dimulai. Diawali dengan salam dan presensi kehadiran dari pengampu mata kuliah ini, semuanya berjalan dengan lancar dan hikmat meski ada beberapa hambatan dari salah satu kelompok yang hari ini mendapat jatah presentasi tugas, tetapi semuanya dapat teratasi dengan baik sebab pak Adib memberikan kelonggaran dengan menyatakan bahwa kelompok yang belum selesai menjadi pembanding kelompok yang sudah selesai. Sungguh suatu hal yang tak terduga sebelumnya, karena kami kira beliau akan marah dan menolak kami untuk presentasi ke depan sehingga nilai kami kosong untuk hari ini. Tapi alhamdulillahnya beliau begitu besar hati mau memaafkan kami, dan sudi kiranya beilau tetap memberikan kami nilai untuk presentasi hari ini.

Proses presentasi, diskusi dan tanya jawab berjalan dengan lancar dan menyenangkan tentunya. Bagimana tidak, teman-teman Sosiologi angkatan 2014 tenyata sangat kritis dalam menanggapi kami-kami yang menyajikan materi di depan. Sebagian dari mereka mungkin tidak memperhatikan presentasi didepan, tetapi jumlah yang memperhatikan presentasi lebih banyak dari jumlah yang tidak memperhatikan. Dan syukur alhamdulillahnya kami semua dapat menjawab pertanyaan dari teman-teman yang bertanya di depan serta menyimpulkan dari pokok bahasan yang kami bahas hari ini.

Setelah kami berdiskusi panjang lebar dan menarik kesimpulan, akhirnya kita diberi pencerahan oleh pak Adib dimana beliau yang lebih mengetahui dan mengenal arti dari filsafat itu sendiri, yang jelas jika dibandingkan kami yang masih awam tentang hal itu sudah sangat jelas bahwa penjelasan dari beliau lebih mampu kami serap dan kami pahami yang tentunya dapat mempermudahkan kami dalam mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Jika kami para mahasiswa memberikan contoh dari sekedar buku atau situs-situs website/blog yang kami baca di internet, maka pak Adib memeberikan suatu konsep dan gagasan beserta contoh melalui kata per kata yang beliau sampaikan dengan contoh kongkritnya. Tetapi lagi-lagi, tidak semua orang awam khususnya kami para mahasiswa baru dapat paham 100% dengan materi ini apabila kita tidak benar-benar menelaah kata-kata yang diucapkan beliau.

Dapat kami tarik kesimpulan, khususnya saya sebagai penulis, pengantar filsafat yang menjelaskan tentang Pengertian-pengertian dan kegunaan Filsafat, Pengetahuan, Ilmu, agama, Ilmu Pengetahuan, Filsafat Ilmu: Persamaan dan perbedaan Implikasi dan Implementasinya adalah bagaimana ilmu tersebut dapat memberikan kita pencerahan yang mencerdaskan sehingga mampu memberkan kesadaran untuk kita lebih teliti dan bijaksana dalam melakukan hal apapun, seperti yang kami tahu bahwa filsafat merupakan ilmu yang mengajarkan teori-teori yang melatih kita untuk menjadi manusia bijaksana.

 Di akhir sesi, beliau memutarkan sebuah film pendek yang kami ketahui bahwa film tersebut merupakan cerita dari awal mulanya Allah SWT merubah kegelapan menjadi terang dan menciptakan manusia pertama yaitu Adam, serta istrinya yaitu Hawa. Meski kami sudah sering mendengar atau membaca cerita ini sejak kami kecil, tetapi tetap saja rasa takjub,kagum dan haru yang kami rasakan sebab kebesaran Allah ini tidak dapat kami tutupi. Kami semua tercengang selama film ini diputar dan tak sedikit diantara kami yang merinding melihatnya.

Dan lagi-lagi, ini semua memberikan pencerahan yang begitu luar biasa yang dapat kami jadikan bahan pedoman guna menyadarkan diri kita sendiri maupun oranglain yang nantinya kesadaan itu dapat berguna untuk kami jadikan bahan  evaluasi guna menjadikan dan menumbuhkan kecerdasasan dalam diri seseorang yang belajar tentang filsafat ini.

Terimaksih bapak untuk hari kedua kami belajar disini, dikelas dan diruang damai ini, bersama teman-teman baru yang sebentar lagi menjadi keluarga kedua kami. Kami berjanji akan menjadi mahasiswa yang Excellence with Morality guna menjadikan Indoesia lebih baik! Karena kami merupakan siswa yang insyaallah cerdas, mulia dan bermoral tentunya.

 Seperti harapan-harapan yang bapak tuangkan dan selalu ucapkan kepada kami, kami berharap bapak tidak bosan-bosannya mengarjakan tentang filsafat ini terhadap kami. Karena mengingat hari ini adalah masih awal dari perjuangkan kami menjadi manusia yang bijak, manusia yang diinginkan oleh filsafat, manusia yang menjadikan tuntutan kebijakan menjadi suatu keharusan dalam kehidupan bebangsa dan bernegara. Apalagi mengingat kita adalah makhluk sosial yang kebetulan berada dalam departemen sosiologi tercinta ini, filsafat akan sangat berguna bagi kami.

Resume ini adalah resume kedua kami, dan kami berharap ketika resume pertemuan selanjutnya diminta, maka resume selanjutnya akan lebih baik dan semakin berkesan dari sebelumnya. Semoga filsafat akan elalu bersahabat……. Amin .


No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment