More than Just Nation and Character Building
March 27th, 2014 at 6:40 am
Posted by Mohammad Adib in Education of Pancasila and Civics, Jatidiri and Characters, Learning Pancasila, Science and Technology

Disusun Oleh: Kelompok 11 Amalia Rozaiza I (071311733069), Sisca Noviana N.K. (081311533010), Arief Firmansyah (081311533021), Winda Roviana (081311533017), Rahma Nuzulul Laily (081311533012), Rizqi Azizir R (081311133009). “…..Terakhir pesan dari pak adib adalah jangan membiarkan mentoleransi suatu kesalahan karena hal kecil akan menentukan karakter anda nanti. Oleh karena itu kami membuat suatu TATA TERTIB KELOMPOK dimana tata tertib ini harus ditaati oleh seluruh anggota kelompok. Pertama, tanda tangan resume atau tugas-tugas kelompok hanya boleh ditanda tangani oleh anggota kelompok yang mengerjakan saja. Kedua, berani mencoret anggota kelompok yang tidak ikut mengerjakan. Tata tertib ini dibuat sebagai langkah nyata untuk mewujudkan identitas nasional Indonesia yang memiliki loyalitas terhadap bangsa dan berkarakter sesuai dengan Pancasila…..” NILAI RESUME I, II, III KELOMPOK SMT GENAP(2013_2014)_PPKN_KELAS_7-A sampai Rabu 26 Maret Jam 10.00.pdf. Judul MKL-INDV GENAP(2013_2014)_PPKN_KELAS_7-A.pdf

Pertemuan keempat di ruang 07 PINLABS Kampus B Universitas Airlangga. Walaupun cuaca agak sedikit mendung tetapi semangat nasionalisme untuk mengikuti kuliah PPKN dengan Pak Adib tidak pernah surut. Seperti biasanya papan tulis di depan sudah dipenuhi oleh tulisan tangan dari pak Adib yang selalu memberikan tema bahasan setiap pertemuannya. Yap kali ini akan dibahas mengenai Identitas Nasional Indonesia. Tema Identitas Nasional Indonesia sendiri dibagi menjadi beberapa sub pokok bahasan yaitu,

a.    Pengertian identitas nasional

b.    Sejarah nasionalisme Indonesia

c.    Unsur-unsur pembentuk identitas nasional

d.    Konsep nasionalisme Indonesia

e.    Jati diri (karakter) bangsa negara

f.     Integrasi nasional

            Identitas merupakan sebagai penanda dan penunjuk jati diri yang melekat pada bangsa sehingga bisa dijadikan pembeda dengan bangsa lain. Identitas nasional sendiri merujuk pada kemajemukan suatu bangsa. Kemajemukan itu merupakan gabungan dari unsur-unsur pembentuk identitas yakni suku bangsa, agama, kebudayaan, dan bahasa. Lantas apa yang membedakan identitas nasional bangsa Indonesia dengan bangsa lainnya toh dari segi unsur-unsur pembentuknya sama? Jika melihat sejarah Indonesia dahulu sebelumnya terdiri dari kerajaan-kerajaan besar yang memiliki pengaruh signifikan terhadap segala aspek kehidupan, sebut saja seperti kerajaan Sriwijaya dan kerajaan Majapahit. Memang benar dari segi unsur-unsur pembentuknya sama tetapi Indonesia memiliki dasar identitas nasional yakni Pancasila. Pancasila merupakan bukti konkret yang menunjukkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang berkarakter yang tertuang di dalam sila-sila Pancasila. Itulah yang membedakan identitas nasional bangsa Indonesia dengan bangsa lain.

            Peristiwa menarik ketika Pak Adib menayangkan salah satu video of the day-nya hari ini yang berisi seorang anak kecil siswa SLB yang mencoba belajar menghafal Pancasila. Di dalam video tersebut anak kecil itu mencoba mengucapkan sila pertama Pancasila yang harusnya ketuhanan menjadi kehutanan. Beberapa kali anak kecil tersebut mencoba mengucapkan kata “ketuhanan” tetapi tetap yang diucapkan “kehutanan”. Ini merupakan kata-kata yang sangat sederhana tetapi jika pengucapan kata-kata tersebut salah maka kandungan artinya pun berbeda. Hal ini sesuai dengan kutipan excellent dari Dalai Lama yang berbunyi :

“Jagalah pikiran mu, karena akan menjadi perkataan mu.
Jagalah perkataan mu, karena akan menjadi perbuatan mu.
Jagalah perbuatan mu, karena akan menjadi kebiasaan mu.
Jagalah kebiasaan mu, karena akan menjadi karakter mu.
Jagalah karakter mu, karena akan menjadi nasib mu.”

Hubungannya dengan bahasa bahwa bahasa (Indonesia) dapat membentuk karakter bangsa Indonesia sekaligus pemersatu bagi warga negara Indonesia. Jadi karakter itu penting karena masa depan bangsa ini ada di tangan kita masing-masing.

            Dari semua pembahasan yang sudah dibahas hanya ada empat kata kunci yang paling penting. Keempat kata kunci itu adalah identitas, bahasa, Pancasila, dan karakter. Terakhir pesan dari pak adib adalah jangan membiarkan mentoleransi suatu kesalahan karena hal kecil akan menentukan karakter anda nanti. Oleh karena itu kami membuat suatu TATA TERTIB KELOMPOK dimana tata tertib ini harus ditaati oleh seluruh anggota kelompok. Pertama, tanda tangan resume atau tugas-tugas kelompok hanya boleh ditanda tangani oleh anggota kelompok yang mengerjakan saja. Kedua, berani mencoret anggota kelompok yang tidak ikut mengerjakan. Tata tertib ini dibuat sebagai langkah nyata untuk mewujudkan identitas nasional Indonesia yang memiliki loyalitas terhadap bangsa dan berkarakter sesuai dengan Pancasila.


No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment